Hadirkan 636 Peserta, Unismuh Luwuk Sukses Gelar MASTA Daring

Luwukpost.id -

 

SUKSES: Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa, saat memasangkan jas almamater Unismuh kepada salah seorang maba, Selasa (15/9). [Foto: Istimewa]
LUWUK, LUWUK POST-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk sukses menggelar masa ta’aruf berbasis daring, Senin-Selasa (14-15/9). Sebanyak 636 mahasiswa baru (Maba) mengikuti prosesi ini.

Ketua Panitia MASTA, Darni Lamusu menyatakan, semua agenda kegiatan pada MASTA daring sukses dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Dari 12 materi yang disiapkan panitia, semuanya tersampaikan dengan baik kepada Maba. “Alhamdulliah kegiatan kita sukses. Materi-mati yang ada bisa disampaiakn kepada maba,” jelas Darni, kemarin.

Kesuksesan MASTA ini kata Darmi, tidak terlepas dari kerjasama dan pastisipasi antara panitia dan civitas akademik Unismuh Luwuk.  Sehingga, kegiatan MASTA bisa berjalan sesuai yang diharapkan. “Sebagai ketua panitia saya menyampaikan ucapan terimakasih. Kepada rekan-rekan panitia dan civitas akademika Unismuh,” katanya.

Wakil Dekan III Fakultas Pertanian ini menambahkan, keberhasilan Unismuh melaksanakan MASTA daring merupakan hal yang luar biasa. Sebab, peserta yang hadir mencapai ratusan orang. “Ini skala yang sangat besar. Luar biasa. Panitia bisa membagi live secara bersama-sama. Namun, berbeda roomnya,” pungkasnya.

Darmin menjelaskan, setelah mengikuti MASTA ini, ratusan maba ini akan mengikuti proses perkuliahan secara daring. Sebelum itu, maba harus mengurus Kartu Rencana Studi (KRS). “Agenda selanjutnya akan dikembalikan ke fakultas masing-masing. Tadi ada materi yang diserahkan ke fakultas. Maba sudah diperkenalkan dosen dan pimpinan fakultas,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa, mengapresiasi para maba yang konsisten mengikuti proses MASTA. Meski di tengah kondisi Covid-19, namun maba bisa mengikuti semua agenda kegiatan. “Saya berharap ratusan maba yang masuk ini, yang akan diwisuda empat tahun kemudian,” katanya.

Selama kegiatan MASTA ini, maba sudah diberikan muat-muatan pembekalan, tentang keberadaan Unismuh Luwuk. Baik dari dimensi akademik, pengabdian masyarakat, penelitian dan Al-Islam Kemuhammadiyahan.  “Artinya, setelah ada pembekalan ini, para maba tinggal berselancar di Unismuh Luwuk. Para maba sudah berhak menggunakan fasilitas di Unismuh. Karena mulai saat ini maba sudah resmi menjadi warga Unismuh,” jelasnya. (leb)