
LUWUK, LUWUK POST—Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa, mengatakan, dunia digital menjadi keharusan.
Termasuk bagi perguruan tinggi. Pandemi Covid-19 memicu percepatan itu. Apalagi, kurva penularan wabah masih terus meningkat.
Di Jakarta ketersediaan fasilitas kesehatan nyaris tak mampu lagi menangani peningkatan kasus terkonfirmasi. Sehingga butuh intervensi daerah-daerah penyangga.
Karena hal itu, Perguruan Tinggi Muhammadiyah menerima surat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menerapkan pembelajaran daring. Termasuk dalam proses perkuliahan.
Ini, dilakukan untuk menghindari dan mencegah terjadinya klaster baru penularan Covid-19, yang hingga kini belum ada vaksinnya itu. “Aktivitas kampus, sedapat mungkin dilakukan daring. Pertemuan di kelas pun, untuk sementara waktu dilakukan secara daring, tak ada tatap muka,” ujarnya.
Begitu pun dengan praktikum, sesuai instruksi Pimpinan Pusat, diupayakan dilakukan di akhir semester hingga situasi kondusif. “Muhammadiyah lebih mengutamakan kemanusiaan, nyawa orang, sebagai ikhtiar untuk mencegah klaster baru, sebagaimana anjuran pemerintah,” tuturnya.
Begitu pun terkait SKB 4 Menteri. Kampus Unismuh sedapat mungkin mempersiapkan semua hal, terkait pembelajaran daring agar proses transfer ilmu kepada mahasiswa berjalan lancar.
Termasuk perangkat Learning Manajemen Sistem (LMS) yang kemudian dikoneksikan dengan bidang akedemik, sehingga mahasiswa dan dosen dapat dengan mudah berinteraksi.
“Unismuh tidak bisa mundur dari realitas. Bagi kami ini bukan lagi new normal, tapi new realitas. Mundur dari metode daring, berarti mundur dari sejarah. Pandemi memacu untuk menyesuaikan dengan era 4.0,” tuturnya. (ris)

![BPH Unismuh Luwuk TUNTAS: BPH Unismuh Luwuk saat melaksanakan uji kelayakan kepada calon WD, Sabtu (6/2) pekan lalu. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/BPH-Unismuh-Luwuk.jpg)
![FOTO BERSAMA Dekan Faperik Unismuh Luwuk, Erwin Wuniarto dan mahasiswa PKL foto bersama. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/FOTO-BERSAMA.jpeg)



