
Dari dua calon ini, hanya ada satu pasangan terbaik yang nantinya akan ditetapkan untuk memimpin provinsi Sulteng kedepan. Dan jika pasangan HEBAT (Hidayat-Bartholomeus) yang ditetapkan, maka mereka berkomitmen untuk memaksimalkan potensi sumber daya yang ada di Sulteng.
“Jika Allah mentakdirkan kita menjadi pemimpin di Sulteng, kita akan memaksimalkan potensi yang begitu luar biasa. Karena visi kita adalah Sulteng bangkit, berdaya saing unggul nasional, berbudaya dilandasi iman dan taqwan,” jelasnya.
Menurutnya, potensi sumber daya alam yang dimiliki Sulteng bisa mengangkat daerah ini lebih baik kedepan. Dari potensi-potensi yang ada, pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkannya dalam rangka meningkatkan pendapatkan daerah guna memaksimalkan pembanggunan di Sulteng.
Ia menambahkan, saat mereka melakukan survei banyak hal yang masyarakat sampaikan. Mulai dari permintaan ketersediaan lapangan kerja, jaminan kesehatan, dan pendidikan sampai kepada sekolah-sekolah yang diperlukan. “Insya Allah semua hal ini akan menjadi program HEBAT 2020 kedepan,” jelasnya.
Pasangan HEBAT akan menjamin bahwa semua masyarakat miskin dipastikan bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Begitu pula masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, dan kesehatan bagi masyarakat miskin. “Kita pastikan akan mendapatkan jaminan kesehatan lewat jaminan kesehatan nasional maupun jaminan kesehatan daerah,” tandasnya. (leb)



![HIDAYAT-BARTHO PENDUKUNG HEBAT: Warga Kecamatan Balantak Utara, menyampaikan dukungannya kepada paslon HEBAT pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulteng 9 Desember 2020 mendatang. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/12/HIDAYAT-BARTHO.jpg)
![KAMPANYE HEBAT Anggota DPRD Tolitoli Andi Ahmad Syarif dan Ketua Gerindra Sulteng, Longki Djanggola, bersama masyarakat Tolitoli pada kegiatan kampanye pasangan Hebat, pekan lalu. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/11/KAMPANYE-HEBAT.jpg)