Tradisi Kikir Gigi

Luwukpost.id -

TRADISI KIKIR GIGI: Bupati Banggai, Herwin Yatim, menghadiri acara syukuran selesainya "Adat Saluan Monggisin", yang dirangkaikan dengan syukuran Kelompok Posa'anguan di Desa Simpang I, Senin (28/9). [Foto:  Dokumentasi Pimpinan Prokopim]
TRADISI KIKIR GIGI: Bupati Banggai, Herwin Yatim, menghadiri acara syukuran selesainya “Adat Saluan Monggisin”, yang dirangkaikan dengan syukuran Kelompok Posa’anguan di Desa Simpang I, Senin (28/9). [Foto: Dok. Prokopim]
TRADISI kikir gigi atau monggisin merupakan ritual wajib yang dilakukan bagi anak laki-laki dan perempuan yang tengah beranjak dewasa, atau sebelum ia memasuki kehidupan rumah tangga. Monggisin ritual yang wajib dalam adat Saluan.

Diketahui tradisi kikir gigi ini sering dilakukan oleh masyarakat adat Saluan Loinang, tradisi ini dikenal dengan sebutan adat “Monggisin” yaitu penggurindaan gigi.

Nah, Senin (28/9), Bupati Banggai, Dr. Herwin Yatim, MM, dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Bunta dan sekitarnya, menyempatkan diri menghadiri acara adat tersebut.

Syukuran selesainya “Adat Saluan Monggisin” anak terkasih Falleri J. Loan, yang dirangkaikan dengan syukuran kelompok Posa’anguan di Desa Simpang I. Kegiatan itu digelar di rumah Agustinus Loan, Desa Simpang I, Kecamatan Simpang Raya.

Bupati didampingi Aleg Fraksi PDIP, Siti Arya, Kabag Prokopim, Ferry R. Ledder, Camat Simpang Raya, dan keluarga besar Agustinus Loan, serta Kelompok Posa’anguan dan masyarakat sekitar.

Bupati Banggai, Herwin Yatim, memberikan sambutan mewakili keluarga yang berhajat. Di antaranya menyampaikan ucapan terima kasih kepada kerabat, famili dan kelompok Posa’anguan yang menyempatkan hadir pada ritual adat keluarga.

“Saya mengucapkan terima kasih, mewakili keluarga kepada bapak ibu kerabat, famili dan kelompok Posa’anguan yang telah menyempatkan hadir pada kegiatan ritual adat Monggisin ini. Dan juga saya mewakili keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu sekalian, apabila terdapat hal-hal yang kurang menyenangkan dan tidak berkenan pada acara syukuran telah dilaksanakannya adat Monggisin ini kepada anak kami, Falerry J. Loan,” tuturnya dalam rilis media.

Dalam kesempatan  itu, Bupati mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya mentaati protokoler kesehatan. “Sebagai pemerintah, saya juga mengingatkan sekaligus mengajak kepada bapak dan ibu sekalian dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, agar selalu menaati aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selalu memakai masker, membiasakan pola hidup bersih, sering mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak,” tegasnya.

Tak lupa, ia mengajak masyarakat agar selalu mengedepankan silaturahmi, dan menjaga tali persaudaraan antar sesama. Terutama dalam menghadapi pilkada.

“Saya berharap kontestasi pilkada nanti berjalan dengan damai, dan tidak dipenuhi dengan ujaran kebencian, hoaks serta isu SARA,” tandasnya dalam rilis media. (*/ris)