![BENTUK POKJA: Penjabat Bupati Abdul Haris Jotolembah, Ketua Bawaslu Kabupaten Banggai Laut Suparto Bungalo, Ketua KPU setempat Muhamad Syarif Asgar Uda’a, BPBD serta TNI/Polri saat rapat membahas pembentukan kelompok kerja pencegahan Covid-19, Selasa (29/9) malam. [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/10/BENTUK-POKJA-300x225.jpg)
Selasa (29/9) malam, penyelenggara Pemilu, pemerintah daerah, dan aparat keamanan telah melaksanakan rapat koordinasi.
Penjabat Bupati Banggai Laut Abdul Haris Jotolembah mengatakan, daerah ini masih berada di zona hijau. Karena itu, ia mengajak semua pihak agar terus dipertahankan.
Rencana pembentukan Pokja pencegahan Covid-19 diinisiasi oleh Bawaslu Kabupaten Banggai Laut.
Pertemuan malam itu dihadiri Penjabat Bupati Abdul Haris Jotolembah, Ketua Bawaslu Kabupaten Banggai Laut Suparto Bungalo, Ketua KPU setempat Muhamad Syarif Asgar Uda’a, BPBD serta TNI/Polri.
“Ini bukan atas suka-suka kita di Bawaslu, tapi edaran Mendagri. Kita juga laksanakan sesuai surat edaran Bawaslu RI, kita juga ada perintah maklumat Kapolri,” jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Banggai Laut Suparto Bungalo.
Suparto mengatakan, saat ini merupakan tahapan kampanye pertemuan tertutup, karena tak lagi diperboleh secara terbuka yang mengundang banyak massa. “Makannya kita berkomitmen, Pokja ini bisa terlaksana,” terangnya.
Di Bawaslu, kata dia, apabila terdapat pasangan calon yang melanggar ketentuan dengan berkampanye tanpa menerapkan protokol kesehatan, sanksi siap menanti. “Kalau kita di Bawaslu ada pengurangan masa kampanye,” tegas dia.
Berdasarkan hasil temuan Bawaslu Kabupaten Banggai Laut, terdapat indikasi salah satu pasangan calon yang bertemu masyarakat tanpa menerapkan protokol kesehatan. “Tidak pakai masker dan sebagainya. Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi,” ungkapnya. (ali)
