PALU, LUWUK POST-Polres Palu menerapkan pengamanan berlapis dalam mengawal pelaksanaan kegiatan debat publik putaran kedua peserta pilkada calon WaliKota dan Wakil WaliKota Palu.
Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, SIK.MM mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 140 personel untuk mengamankan pelaksanaan debat publik terbuka putaran kedua ini.
Riza Faisal menjelaskan pola pengamanan berlapis dengan tiga ring, yaitu di ruang debat, seputaran hotel dan lokasi luar hotel tempat acara debat publik, dan pengamanan yang didukung Tim Jibom Satuan Brimob Polda Sulteng.
Kapolres Palu juga mengimbau para pasangan calon Walikota Palu agar tidak mengerahkan massa pendukung selain kandidat dan empat orang tim pemenangan seperti pada pelaksanaan debat publik putaran pertama.
“Kalau bukan peserta debat serta perwakilan yang ditunjuk, kami tidak akan izinkan masuk lokasi acara debat publik, dan polisi juga akan mengatur tamu undangan dan tamu hotel tempat acara itu,” ucapnya.
“Masa pendukung cukup menyaksikan melalui tautan di media sosial yang bisa di akses masyarakat, baik dari rumah maupun posko-posko pemenangan paslon, sehingga massa atau tim pendukung tidak perlu ke lokasi acara debat publik,” tambahnya.
Pilkada Kota Palu diikuti empat pasangan calon, yaitu pasangan urut satu Aristan-Wahyudin. Pasangan Hadianto Rasyid–dr. Reny Lamadjido nomor urut dua. Nomor urut tiga Pasangan Hidayat–Habsa Yanti Ponulele. Pasangan Imelda Liliana–Arena JR Parampasi nomor urut empat.
Kapolres Palu AKBP Riza Faisal menegaskan pelaksanaan kegiatan debat publik putaran kedua ini tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. (bas)