Tim Jibom Sterilisasi Tempat Debat Publik

Redaksi Luwuk Post
PENJINAK BOM: Tim penjinak bom Gegana Polda Sulteng saat mensterilisasi lokasi debat publik, Sabtu (31/10). [Foto Dok Polda Sulteng]
PENJINAK BOM: Tim penjinak bom Gegana Polda Sulteng saat mensterilisasi lokasi debat publik, Sabtu (31/10). [Foto Dok Polda Sulteng]

PALU, LUWUK POST–Sekira 250 personel satgas operasi Mantap Praja Tinombala Polda Sulteng diturunkan guna menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan debat publik

“Mulai pukul 16.30 wita salah satu ruangan yang akan dipergunakan untuk debat publik kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng terlebih dahulu dilakukan sterilisasi oleh tim jibom subden Gegana Satbrimob Polda Sulteng,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, SIK.

Kurang lebih satu jam ruangan dilakukan sterilisasi yang dipimpin oleh Ps. Wakasubden 3 KBR, Iptu Umar Ali, setelah selesai disterilisasi ruangan kegiatan diserahkan kepada perwira pengendali ring satu untuk diamankan sampai dengan acara dimulai sampai akhir.

“Pelaksanaan pengamanan terbagi dalam tiga ring, ring I didalam ruangan debat publik, ring II diluar ruang debat publik dan ring III diluar Hotel, setiap ring dibawah tanggung jawab pamen yang ditunjuk,” ujar Didik

Selain membagi lokasi pengamanan menjadi tiga ring, pemeriksaan ketat juga diberlakukan kepada siapa saja yang masuk utamanya di ring I atau ruang debat publik di Hotel Best Western Coco Palu.

Selain harus memiliki ID card yang diberikan KPU Provinsi Sulteng, mereka juga wajib memakai masker, melalui pintu security chek dan pemeriksaan manual oleh petugas kepolisian.

Didik mengungkapkan sejumlah langkah pengamanan yang telah dilakukan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.

“Kepolisian berupaya maksimal agar penyelenggaraan debat publik calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng dapat terlaksana dengan lancar, tertib dan aman, terima kasih kepada semua pihak yang mengikuti standar pemeriksaan yang diberlakukan Polda Sulteng utamanya yang memasuki ruang debat publik,” kata Didik.

Pada pelaksanaan debat publik berikutnya, semua stakeholder dapat menghormati dan menghargai pelaksanaan pengamanan sebagaimana yang diterapkan Polri, agar Pilkada 2020 tetap aman, lancar dan sehat. (bas)

 

 


Komentar

Berita Berikutnya

FKIP Unismuh Luwuk Terapkan Aplikasi Antiplagiat Skripsi

LUWUK, LUWUK POST-Tahun ini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk menerapkan kebijakan baru bagi mahasiswa semester akhir. Kebijakan tersebut berupa penerapan aplikasi antiplagiat terhadap skripsi mahasiswa. Dekan FKIP Unismuh, Armin Haluti mengatakan, penerapan aplikasi tersebut perdana dilakukan tahun ini. Setiap mahasiswa yang akan maju ujian, skripsinya […]
Armin Haluti