Dalam Empat Hari, Dua Bangunan Terbakar

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST—Rumah milik Suge (65) ludes dilalap si jago merah. Kerugian akibat kebakaran yang terjadi di kompleks Garuda, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Senin siang (21/12) itu, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran ini sempat menyulitkan aparat TNI-Polri, petugas damkar dan warga setempat memadamkan api. Selain berada di pemukiman padat penduduk, bahan bangunan mudah terbakar dan cuaca saat itu tidak bersahabat; angin kencang.

Beruntung petugas dan warga sigap. Sehingga api tidak merambat ke bangunan lain.

Informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.52 wita. Sekitar setengah jam api berkobar barulah petugas damkar tiba lalu berusaha menjinakkan api. Dan dibantu aparat TNI-Polri dan warga dengan alat seadanya.

Warga berusaha menyelamatkan barang berharga, namun hanya sedikit yang berhasil dikeluarkan.

“Ada 3 unit mobil damkar dan 1 unit truk penyuplai tiba. Berkat kecepatan pihak pemadam, api tidak  menyebar ke rumah-rumah di kompleks yang sempit dan padat. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 wita,” ungkap aparat di lokasi kejadian.

Sebelumnya, Kampus Sekolah Tinggi Agama Kristen Luwuk Banggai (STAK-LB) yang terletak di Jalan Tanjung Jepara, Kelurahan Keraton, Kecamatan Luwuk juga terbakar, Jumat (18/12) sekira pukul 14.30 wita.

Penyebab diduga serupa; korsleting listrik. “Dugaan sementara karena konsleting listrik,” kata Ketua STAK-LB, Jemris Laimeheriwa.

Jemris mengatakan, ketika terjadi kebakaran kampus dalam keadaan kosong. Sebab, dua orang pegawai kampus tidak berada di tempat.

“Kampus lagi libur. Mahasiswa ada pulang kampung. Jadi yang jaga kampus hanya pegawai dua orang. Tapi kedua-duanya ada keluar,” jelasnya.

Sementara itu, terkait kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. Yang jelasnya, semua fasilitas yang ada di kampus ludes terbakar. Tidak ada yang berhasil diselamatkan. (awi/leb)