PALU, LUWUK POST—Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu pindah kantor mulai Senin (21/12). Dari kantor lama di bukit jalan Sukarno Hatta pindah di jalan Samratulangi Palu.
Akses yang cepat berada dalam kota salah satu alasan pindah kantor. Di samping itu juga memudahkan BNN Kota Palu mengenalkan lembaga pemberantasan narkotika ini ke tengah masyarakat.
Kepala BNN Kota Palu, Kompol Baharuddin, mengatakan dalam upaya memberantas narkoba di Palu, sangat perlu BNN Kota Palu mendapat dukungan masyarakat.
“Karena itu kami ingin kantornya tidak jauh-jauh. Agar masyarakat bisa melihat dan mengetahui kantor BNN Kota Palu. Kantor sekarang berada di lokasi strategis. Tidak jauh dari PN Palu dan pusat perkantoran. Masyarakat dapat melihat jelas kantor kami dan jika sewaktu waktu membutuhkan bantuan bisa langsung datang ke kantor,” kata Baharuddin, pada acara syukuran pindah kantor di kantor baru BNN Kota Palu.
Mantan Wakapolres Bangkep ini, berharap dengan berkantor di kantor baru terasa semangat baru dalam membersihkan kota Palu dari pengedaran gelap narkotika. Sulteng peringkat 4 peredaran narkotika tertinggi di Indonesia dan di Tatanga merupakan kelurahan yang dikenal sebagai kampung narkoba.
Dalam hitungan bulan, penyelundupan narkotika jenis sabu ke Palu semakin tinggi. Bukan lagi satu gram, ratusan gram, atau satu kilogram, tapi mencapai belasan kilogram hingga puluhan kilogram. Pernah di Kota Palu, Polda Sulteng menggagalkan penyelundupan sabu 25 kg pada Juni 2020.
“Inilah tantangan kita kedepan agar BNN Kota Palu bisa bekerja lebih bagus lagi memberantas narkoba di Kota Palu. Semoga dengan kantor baru ini kinerja kita makin bagus kedepan,” kata Baharuddin. (bas)
