LUWUK, LUWUK POST—Donggi-Senoro LNG menggandeng Lembaga Pers dr Soetomo (LPDS) dalam penyelenggaraan virtual workshop pra uji kompetensi wartawan (Pra-UKW). Peserta pra-UKW ini adalah peserta yang sejatinya mengikuti UKW tahun ini, namun tertunda karena pandemi Covid-19.
Meskipun virtual, suasana kelas Pra-UKW tak ubahnya dengan kelas UKW luar jaringan atau normal. Hanya saja materinya disajikan singkat dan sangat padat. Beberapa wartawan senior dihadirkan untuk memberi bekal yang lengkap kepada para wartawan yang sebenarnya sudah lama berkecimpung dalam dunia jurnalistik, namun belum berkesempatan mengikuti UKW.
Direktur LPDS, Hendrayana, membagi ilmu tentang materi Kode Etik Jurnalistik dan UU ITE. Direktur Lembaga bantuan hukum (LBH) Pers ini juga memberi beberapa contoh kesembronoan dalam memidana pers, antara lain seperti kasus delik pers di Kalimantan.
Narasumber selanjutnya, Lahyanto Nadie, menyampaikan materi teknik menulis feature. Wartawan yang pernah meluncurkan buku “Media Massa dan Pasar Modal, Strategi Komunikasi bagi Perusahaan Go Public” membagi rumus menulis feature. Feature dalam jurnalistik adalah tulisan deskriptif, yang menggambarkan peristiwa yang bersifat subjektif dari wartawan dan fakta di lapangan.
Tak ketinggalan wartawan senior Antara, AA Ariwibowo, membagi ilmunya tentang news value atau nilai berita. Serta, LB Baskoro, yang mengajarkan tentang jurnalisme investigasi, dan Priyambodo yang menyampaikan materi tentang apa dan bagaimana UKW.
Suasana kelas virtual itu hangat, karena dipandu oleh host Marga Rahayu yang sering menyelipkan pantun, dibalas dengan kor kompak “cakep” oleh para peserta.
Corporate Communication Manager DSLNG Adhika Paramanandana, mengatakan, wartawan sangat berperan penting dalam perkembangan dan pembangunan bangsa. Olehnya DSLNG pun turut berpartisipasi dalam meningkatkan kompetensi wartawan. Menurutnya, meningkatkan kompetensi wartawan salah satu bagian dari mewujudkan tujuan negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
UKW yang merupakan kerjasama DSLNG dan LPDS, kata Adhika, akan diadakan tahun 2021. Pra-UKW ini, katanya, diperuntukkan bagi wartawan yang akan ikut UKW tahun depan, agar bisa membekali diri sebelum kegiatan. Pra-UKW ini diikuti wartawan di Sulawesi Tengah, baik media cetak dan siber. (bas)
