Bayi Itu Diberi Nama Muh Nur Hidayah

Luwukpost.id -

PALU, LUWUK POST–Bayi malang yang ditemukan terlantar di terminal induk Mamboro, Senin (11/1), mengundang simpati banyak pihak.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng dan Kepala Dinas Sosial Kota Palu, menjenguk bayi malan yang dibuang usai lahir.

Bayi yang ditemukan tersebut, sedang dirawat di kediamanan Musrida, di Jalan Mantilayo Kelurahan Mamboro Induk.

Kadis Sosial Kota Palu, Romy Shandi Agung, dan Kadis Sosial Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengapresiasi semua pihak yang menangani bayi yang masuk dalam kategori terlantar itu.

Untuk saat ini bayi tersebut, kata Romy Shandi, telah diserahkan ke Musrida yang merawat bayi tersebut. Untuk kemudian ditangani pemerintah melalui rumah aman perawatan sampai bayi benar-benar sehat.

“Saat ini kondisi bayi yang baru berumur dua hari tersebut dalam keadaan pulih dan mulai berangsur-angsur membaik, walaupun sejumlah luka tubuhnya akibat gigitan semut masih membekas,” kata Romy.

Bayi laki-laki malang berkulit putih bersih itu, diberi Muh Nur Hidayah. Berat bayi tersebut hanya 1,7 kg.

“Sementara proses adopsi bayi kategori anak terlantar tersebut semuanya harus ada mekanismenya, dan tidak serta-merta pihak tertentu yang langsung mau merawatnya atau menjadikan anak angkat maka prosedur ketat harus dipenuhi,” kata Romy. (bas)