Utamakan Upaya Preventif dan Preemtif, Bila Ada yang Menolak Vaksinasi Covid-19

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST—Aparat kepolisian siap mengamankan program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banggai, yang rencanannya dilaksanakan pada Februari mendatang.

“Kami amankan sembari mengimbau masyarakat untuk menyukseskan bersama program pemerintah itu, dengan mengikuti petunjuk pemerintah agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” ujar Kapolres Banggai AKBP Satria Adrie Vibrianto kepada Harian Luwuk Post, Senin (18/1).

Bila ada masyarakat yang menolak vaksinasi, kepolisian tidak sertamerta mengambil tindakan hukum. Kata Satria, sebagai aparat penegak hukum, pihaknya tetap mengedepankan upaya-upaya preventif dan preemtif secara persuasif dan humanis.

“Tentunya kesadaran masyarakat menjadi hal yang penting di situasi pandemi ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah mendorong sosialisasi berskala luas agar rencana vaksinasi tak berkelindan dengan penolakan karena informasi bohong.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr. Anang S Otoluwa, mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk Kabupaten Banggai akan dilakukan pada termin kedua. Ia memperkirakan jatuh pada Februari 2021. “Sekitar bulan Februari. Belum ada kepastian tanggal, tapi saya prediksi pertengahan bulan (Februari),” tegasnya.

Ia mengakui, pihaknya belum menerima vaksin. Anang hanya mengonfirmasi bahwa pada tahap pertama vaksin, sebagian besar untuk tenaga kesehatan. Dengan rincian, sekitar 2.380 tenaga kesehatan serta 10 pejabat daerah, di antaranya bupati dan ketua DPRD.

Ia mengajak semua pemangku kepentingan di daerah untuk menyosialisasikan vaksinasi Covid-19 demi membangun kekebalan bersama, dan memutus rantai penularan. Langkah koordinasi telah ditempuh dengan menggelar rapat kerja bersama Kapolres Banggai terkait agenda sosialisasi vaksinasi. “Ini penting untuk men-counter isu-isu hoaks yang telanjur muncul soal vaksin,” paparnya. (awi)