Sebelum Pelantikan, BPK Diminta Audit Keuangan Daerah

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST-Berdasarkan rekapituliasi suara di tingkat kabupaten, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai, menerapkan pasangan Amirudin Tamoreka-Furqanuddin Masulili (AT-FM) sebagai pasangan dengan perolehan suara terbanyak, yakni 88.011.

Berdasarkan keputusan KPU tersebut, AT-FM berpeluang besar untuk dilantik sebagai calon bupati dan wakil bupati Banggai terpilih, periode lima tahun kedepan.

Tim Relawan AT-FM, Sahraen Sibay mengatakan, sebagai calon bupati dan wakil bupati Banggai terpilih, AT-FM memiliki program kerja yang harus direalisasikan selama periodisasi kepemimpinannya. Namun demikian, menurut dia, AT-FM harus memulai pemerintahannya dari nol, sehingga tidak terbebani dengan pemerintah sebelumnya.

“AT-FM akan membuktikan bahwa mereka bisa memimpin daerah ini, tanpa harus terbebani dengan pemerintahan sebelumnya,” ujarnya, Rabu (20/1).

Olehnya sambung dia, langkah awal sebelum pelantikan atau peralihan kepemimpinan dari bupati dan wakil bupati sebelumnya ke bupati dan wakil bupati yang baru, harus dilakukan audit terhadap kinerja dan keuangan daerah.

“BPK perlu melakukan audit. Jangan sampai kedepan saat AT-FM memimpin, terdapat dugaan temuan kerugian keuangan daerah yang ditinggalkan kepemimpinan sebelumnya. Hal ini juga untuk menghindari indikasi KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme),” jelasnya.

Jika dari hasil audit BPK tersebut ditemukan adanya kerugian keuangan daerah, maka BPK perlu mengambil tindakan lebih lanjut. “Ini agar masyarakat tahu. Makanya, AT-FM harus memulai pemerintahannya dari nol, dan jangan malah dari minus,” tandasnya. (and)