Angka Kesembuhan Harian Meningkat

Redaksi Luwuk Post
Nurmasita Datu Adam
Nurmasita Datu Adam

LUWUK, LUWUK POST—Peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih perlu diwaspadai. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan pada Jumat 15 Januari 2021, tambahan 23 kasus baru. Sehingga akumulasi kasus konfirmasi positif menjadi  635 orang.

Meskipun masih terjadi penambahan kasus positif, namun angka kesembuhan juga menunjukkan peningkatan. Laporan Satgas Covid pada Sabtu (16/1) menyebutkan, 55 kasus infeksi Covid-19 dinyatakan sembuh dan tanpa adanya kasus baru. Sehingga total akumulasi kasus tetap sebanyak  635 orang. Dengan rincian 102 kasus lama (5 dirawat di RS, 97 isolasi mandiri), 507 orang sembuh dan 26 meninggal.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, mengatakan, 55 kasus sembuh itu tersebar di beberapa kecamatan. Wilayah sebarannya mencakup, 20 orang dari Kecamatan Luwuk,  8 orang dari Kecamatan Luwuk Selatan, 5 dari Kecamatan Luwuk Utara, 1 dari Kecamatan Batui, 1 dari Kecamatan Bualemo, 3 dari Kecamatan Bunta, 8 dari Kecamatan Toili, 2 dari Kecamatan Pagimana, 2 dari Kecamatan Toili Barat,1 dari Kecamatan Masama, 1 dari Kecamatan Batui Selatan, 1 dari Kecamatan Moilong, 1 dari Kecamatan Balantak Selatan dan 1 dari Kecamatan Timur.

“119  sampel swab masih menunggu hasil dari Labkes Propinsi Sulteng,” katanya, Sabtu (16/1).

9 Kasus Baru, Dua Meninggal  

Sementara itu, merujuk laporan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banggai  pada Minggu (17/1), akumulasi kasus konfirmasi positif menjadi 646 orang. Rinciannya, 9 kasus baru (sementara isolasi mandiri),  102  kasus lama (5 dirawat di RS, 97 isolasi mandiri),  507 pasien sembuh dan 28 meninggal. Dari jumlah kasus meninggal, 2 di antaranya kasus baru meninggal.

“Ada tambahan dua kasus meninggal, satu dari Kecamatan Kintom, dan satunya lagi dari Kecamatan Lamala. Sampai hari ini kami masih menunggu  121  hasil sampel swab yang sudah dikirimkan ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulteng,” ungkap Nurmasita Datu Adam.

Sementara itu, dari Jakarta dilaporkan, perkembangan harian penanganan COVID-19 Per 16 Januari 2021, kembali mencatatkan angka kesembuhan harian tertinggi, yakni mencapai 8.662 orang dan meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 727.358 orang atau persentasenya di angka 81,1 persen.

Dilansir covid19.go.id pada 16 Januari 2021,  penambahan pasien terkonfirmasi positif harian terbanyak. Jumlah terkonfirmasi, bertambah sebanyak 14.224 kasus. Jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga saat ini, mencapai 896.642 kasus.

Sementara jumlah negatif COVID-19 dari hasil periksa laboratorium, per hari ini sebanyak 31.134 orang ,dan kumulatifnya 4.624.416 orang.

Melihat jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan, per hari ini berjumlah 143.517 kasus, dengan persentase  16%. Pasien meninggal hari ini, bertambah sebanyak 283 kasus, dan kumulatifnya mencapai 25.767 kasus atau persentasenya di angka 2,9% dari pasien terkonfirmasi.

Selain itu, dari data harian hasil uji pada 566 laboratorium jejaring Covid-19 di Indonesia hari ini, jumlah spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 63.300 spesimen, dan kumulatifnya 8.269.701 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 45.358 orang, dan kumulatifnya 5.521.058 orang.

Untuk jumlah suspek tercatat ada 69.414 kasus. Positivity rate berada di angka 16,2%. Dan pada sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Selanjutnya, untuk perkembangan penanganan COVID-19 dilihat secara urutan kesembuhan per provinsi, DKI Jakarta hari ini menjadi tertinggi yakni menambahkan pasien sembuh sebanyak 2.211 kasus, dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 197.894 kasus. Kedua harian di Jawa Barat menambahkan sebanyak 2.143 kasus dan kumulatifnya menempati urutan kedua mencapai 89.459 kasus.

Urutan ketiga harian ditempati Jawa Tengah, dengan tambahan sebanyak 822 kasus dan jumlah kumulatif urutan keempat sebanyak 67.666 kasus. Jawa Timur urutan keempat harian dengan menambahkan 731 kasus dan kumulatifnya di urutan ketiga mencapai 83.930  kasus. Dan Sulawesi Selatan menjadi kelima harian menambahkan pasien sembuh sebanyak 590 kasus dan kumulatifnya mencapai 34.997 kasus.

Di samping itu, pada sisi penambahan kasus terkonfirmasi positif harian, DKI Jakarta menjadi yang tertinggi dengan tambahan 3.536 kasus dan kumulatifnya urutan pertama mencapai 223.970 orang. Kedua harian berada di Jawa Barat dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 3.460 kasus dan kumulatifnya urutan kedua mencapai 111.096 kasus.

Ketiga harian ada di Jawa Tengah sebanyak 1.997 kasus dan kumulatifnya urutan ketiga mencapai 101.049 kasus. Disusul Jawa Timur keempat harian dengan menambahkan 1.160 kasus dan kumulatifnya masih pada urutan keempat mencapai 98.403 kasus. Dan kelima harian di Sulawesi Selatan menambahkan 659 kasus dan kumulatifnya mencapai 40.362 kasus.

Untuk penambahan pasien meninggal harian, secara urutan tertinggi berada di Jawa Tengah, menambahkan 68 pasien meninggal dan kumulatifnya urutan kedua mencapai 4.443 kasus. Urutan kedua harian di Jawa Timur sebanyak 54 kasus, dan kumulatifnya masih yang tertinggi bertambah menjadi 6.833 kasus.

Jawa Barat urutan ketiga harian menambahkan 42 kasus, dan kumulatifnya masih pada urutan keempat sebanyak 1.336 kasus. Urutan keempat di DKI Jakarta menambahkan 32 kasus, dan kumulatifnya urutan ketiga mencapai 3.705 kasus. Dan kelima harian DI Yogyakarta, menambahkan 12 kasus dan kumulatifnya menjadi 379 kasus. (ris/ISTA/QQ/VJY)


Komentar

Berita Berikutnya

Kecuali Buol, Seluruh Sulteng Zona Merah

PALU, LUWUK POST–Trend Covid-19 di Sulteng belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Tiga terakhir, sejak Jumat hingga Ahad, 15-17 Januari 2021, virus korona itu menginfeksi 398 orang. Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng pada hari Ahad (17/1) menyebutkan, warga Sulteng yang masih dirawat karena virus korona sebanyak 2.237 pasien. Paling banyak dari […]
Tim Yustisi Covid-19 Pemkot Palu melaksanakan operasi yustisi di café-café tempat hiburan pada Sabtu malam di kota Palu. [Foto Pemkot Palu]