Desa Bisa Terus Kembangkan Potensi Wisata

Redaksi Luwuk Post
PACU PEREKONOMIAN: Sejumlah warga tengah menikmati wisata Padang Bolaa, Desa Lenyek, beberapa waktu lalu. [Foto: Istimewa]
PACU PEREKONOMIAN: Sejumlah warga tengah menikmati wisata Padang Bolaa, Desa Lenyek, beberapa waktu lalu. [Foto: Istimewa]

LUWUK, LUWUK POST-Saat ini, tempat-tempat wisata selalu menjadi perburuan masyarakat, apalagi yang baru saja dibuka.

Seperti wisata Padang Bolaa, yang terletak di Desa Lenyek, Kecamatan Luwuk Utara. Meski jalan menuju lokasi tersebut masih terbilang sulit dilalui kendaraan, namun warga tetap berkeinginan datang, karena dil okasi tersebut masyarakat bisa selfie dengan latar belakang padang yang luas, kalau beruntung akan disunggugi pemandangan kabut karena berada di dataran tinggi.

Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Amin Jumail mengaku, pemerintah desa bisa saja terus mengembangkan potensi wisata yang ada, asalkan masih ada anggarannya.

“Pengembangan desa wisata bisa, kalau masih ada sisa dana dari BLT (Bantuan Langsung Tunai) Desa yang wajib anggarkan dua belas bulan setiap desa,” tuturnya Rabu (13/1).

Terpisah, Camat Luwuk Utara, Rifody Penak turut mensuport apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Desa Lenyek, karena unik dan tidak ada ditempat lain. “Daerah wisata ini memang sangat bagus untuk dikunjungi apalagi letaknya yang tidak terlalu jauh dari Kota Luwuk dengan transfortasi yang sangat lancar,” tuturnya.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh Pemdes Lenyek harus dicontohi oleh Pemdes lainnya, karena akan berdampak baik terhadap perekonomian, karena warga akan tertarik berkunjung ke tempat tersebut. “Ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa bekerjasama dengan kelompok masyarakat yang ada di sana,” akunya.

Harapnya, kedepan agar wisata tersebut mendapat dukungan semua pihak terutama yang berkaitan dengan pariwisata, sehingga lebih dipermantap dan diperlukan pengembangan serta pengelolaan yang profesional. “Sehingga nantinya akan menambah pendapatan desa yang pada gilirannya akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (gom)


Komentar

Berita Berikutnya

Cendol Dawet

Oleh: Dahlan Iskan SAYA sedih sekali –di saat kena Covid-19 ini. Saya harus membuang banyak sekali makanan. Saya sendirian di kamar ini. Makanan dari rumah sakit cukup –dan enak. Air cukup. Bahkan saya minta tidak usah dikirimi teh atau kopi –sudah lama tidak minum itu. Istri masih juga kirim makanan […]
DISWAY