Dinsos Sulteng Bantu Sulbar

Redaksi Luwuk Post
BANTU MAMUJU: Dapur Umum dari Dinas Sosial Provinsi Sulteng dibangun di Kantor BPN Sulbar di Mamuju, Jumat (17/1). [Foto: Dokumentasi Dinsos Sulteng]
BANTU MAMUJU: Dapur Umum dari Dinas Sosial Provinsi Sulteng dibangun di Kantor BPN Sulbar di Mamuju, Jumat (17/1). [Foto: Dokumentasi Dinsos Sulteng]

Dapur Umum Dibuka, Mobilisasi Tagana hingga Personel TKSK

PALU, LUWUK POST– Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) membuka dapur umum di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), untuk membantu penyintas korban gempa bumi yang melanda provinsi tersebut.

Kepala Dinas Sosial Sulteng Ridwan Mumu mengatakan, dapur umum telah dibuka di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Barat di Mamuju. Langkah itu merupakan perintah langsung Gubernur Longki Djanggola agar memberikan dukungan kemanusiaan.

“Dari Dinas Sosial dan BPBD Sulteng akan memenuhi kebutuhan dasar berupa pelayanan dapur umum untuk membackup dapur umum Dinsos Sulbar sesuai SK Tanggap Darurat Sulawesi Barat selama 7 hari kedepan,” kata Ridwan Mumu kepada wartawan, Ahad (17/1).

Dalam sehari, kata mantan Karo Humas ini, pelayanan dapur umum dari pemerintah Sulteng bisa melayani 1.200 penyintas untuk dua kali makan siang dan malam.

Dinsos Sulteng juga membawa personil Tagana sebanyak 50 orang, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) 15 orang serta staf Dinsos Provinsi Sulteng, Dinsos Kota Palu, dan Dinsos Kabupaten Parigi Moutong. “Mereka ini membantu evakuasi korban bencana, reruntuhan bangunan dan barang-barang warga,” kata Ridwan.

Ridwan mengatakan, dukungan kemanusiaan dari pemerintah Sulteng bisa mengobati luka seperti saat masyarakat Sulbar membantu Sulteng saat bencana 28 September 2018.

Selain Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng juga membuka dapur umum di Sulbar yang berada di kantor Bappeda Provinsi Sulbar.

Sementara  itu, pemerintah Indonesia menetapkan tanggap darurat atas bencana gempa bumi di Sulbar selama tujuh hari ke depan. Melalui siaran pers yang disebarkan ke PPID Sulteng, Kepala BNPB Doni Monardo didampingi Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar memimpin rapat evaluasi Penanggulangan Bencana Alam Sulbar bertempat di halaman kantor Gubernur, pada Sabtu (16/1) Malam.

Doni Monardo menyampaikan bantuan berupa dana dari pemerintah pusat telah disalurkan senilai Rp 2 miliar untuk Pemprov Sulbar dan Rp 1 miliar masing-masing untuk Kabupaten Mamuju dan  Kabupaten Majene.

“Dana ini bisa digunakan untuk kegiatan operasional terutama untuk kegiatan pengungsian,” ucapnya.

Doni juga menegaskan agar Kapolda Sulbar dapat menugaskan personil untuk mengawal logistik baik dari arah palu atau makassar guna menghindari penjarahan dan segera disalurkan ke tempat-tempat pengungsian. (bas)


Komentar

Berita Berikutnya

Dari Peling hingga Daratan Sulbar

JAUH sebelum lindu menggoyang Majene, Sulawesi Barat, peristiwa yang sama terjadi di Teluk Bakalan, arah Barat Salakan, Ibu Kota Kabupaten Banggai Kepulauan jam 12 siang, Kamis (14/1). Namun, hanya bermagnitude 3,0, tetapi cukup menganggetkan warga Pulau Peling. “Lumayan getarannya,” kata Ferdi Salamat, Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup setempat. Di […]