PKS Bangkep Serahkan Beasiswa PIP

Redaksi Luwuk Post
PENYERAHAN BEASISWA PIP: Ketua DPD PKS Bangkep Damran Bidul didampingi Ketua Dewan Etik Daerah Irsan Lamiju saat menyerahkan bantuan beasiswa PIP di salah satu sekolah di Bangkep, Selasa (12/1/2021). [Foto : PKS Bangkep)
PENYERAHAN BEASISWA PIP: Ketua DPD PKS Bangkep Damran Bidul didampingi Ketua Dewan Etik Daerah Irsan Lamiju saat menyerahkan bantuan beasiswa PIP di salah satu sekolah di Bangkep, Selasa (12/1/2021). [Foto : PKS Bangkep)

SALAKAN, LUWUK POST-DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menyerahkan bantuan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) di beberapa sekolah di wilayah kabupaten Bangkep, Selasa (12/1/2021).

Program Beasiswa PIP tersebut merupakan bantuan aspirasi dari anggota Fraksi PKS DPR RI, Hj Sakina Aljufri. PIP diberikan untuk meringankan biaya pendidikan siswa, terutama bagi siswa yang belum mendapatkan bantuan apa pun.

“Mekanismenya, fraksi PKS DPR RI mengusulkan beasiswa PIP untuk sejumlah sekolah di Bangkep. Kemudian, kementrian sendiri yang menentukan nama-nama penerima dari beberapa sekolah yang ditunjuk,” jelas Ketua DPD PKS Bangkep, Damran Bidul, Rabu (13/1)

Penyerahan dilakukan selama dua hari untuk 11 sekolah. Hari pertama, selasa (12/1) untuk empat sekolah yakni, SMA 1 Tinangkung, SMK 1 Tinangkung, SMK 1 Tinangkung Utara, SDN Inpres Kautu.

Sedang di hari kedua penyerahan dilakukan di SMA 1 Tinangkung Utara, SMP 1 Tinangkung Utara, SDN Tatakalai, SDN Palam, SDN Kombutokan, SMP 2 Totikum, dan SMAN 2 Totikum.

Lanjut Damran, besaran hak yang diterima untuk setiap siswa variatif, berdasarkan jenjang pendidikannya. Untuk SMA/SMK, sebesar Rp. 1000.000 persiswa, SMP sebesar Rp. 750.000 persiswa, dan SD 450.000 persiswa.

Melalui penyerahan beasiswa itu Sakina Aljufri melalui Damran berpesan, agar pengurus PKS Bangkep dapat memastikan bantuan tersebut tepat sasaran. Sakina juga berharap agar bantuan itu digunakan sesuai peruntukannya.

PKS tambah dia, akan senantiasa berkomitmen melayani apa yang menjadi kebutuhan rakyat. Bukan hanya dari segi pendidikan, pada program lainnya pun PKS sudah banyak berkontribusi dalam pelayanan masyarakat. “Untuk awal tahun 2020 ini, fokus kita PKS adalah sektor pendidikan. Kenapa pendidikan? Sebab kita mengkhawatirkan kondisi pandemi yang mempersempit produksi ekonomi rakyat bisa berdampak pada putus sekolah bagi generasi saat ini,” paparnya. (tr-01)


Komentar

Berita Berikutnya

RAPBD 2021 Lambat Ditetapkan, Harapan Menerima Rp 30 Miliar DID Pupus

SALAKAN, LUWUK POST-Harapan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) untuk memperoleh Dana Insentif Daerah (DID) di tahun 2021 akhirnya pupus. Hal itu dikarenakan terjadinya keterlambatan penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2021. Sebagaimana diketahui, pihak eksekutif telah memasukkan Dokumen RAPBD tahun 2021 untuk dibahas di tingkat […]
Rusly Moidadi