Unismuh Luwuk Terus Kembangkan Agrowisata di Lontos

Redaksi Luwuk Post
TERUS KEMBANGKAN: Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa bersama Dekan Fakultas Pertanian, Ratmi dan sejumlah dosen lainnya saat menanam benih Porang di Desa Lontos, Kecamatan Luwuk Timur, Minggu (10/1). [Foto: Unismuh Luwuk/Harian Luwuk Post]
TERUS KEMBANGKAN: Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa bersama Dekan Fakultas Pertanian, Ratmi dan sejumlah dosen lainnya saat menanam benih Porang di Desa Lontos, Kecamatan Luwuk Timur, Minggu (10/1). [Foto: Unismuh Luwuk/Harian Luwuk Post]

LUWUK, LUWUK POST– Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk terus melakukan penataan kawasan Agrowisata milik kampus yang terletak di Desa Lontos, Kecamatan Luwuk Timur.

Jika sudah tertata dengan baik, dan dilengkapi infrastruktur yang memadai, Agrowisata itu akan dibuka untuk para pengunjung.

Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa menargetkan, tahun depan agrowisata itu sudah dibuka, untuk para pengunjung. Dan saat ini pihaknya sementara menata dan akan melengkapi infrastrukturnya. “Kita terus fokus penataan,” kata Sutrisno K Djawa.

Di atas lahan satu hektar lebih itu, Unismuh Luwuk menanami buah-buahan, dan sayuran. Dan ke depan juga akan dibangun kolam ikan sebagai sarana Fakultas Perikanan dalam praktik. “Semua fakultas kami libatkan dalam pengembangan Agrowisata ini. Dan kedepan kita akan kerjasamakan dengan pemerintah desa setempat,” katanya.

Pengembangan Agrowisata ini sambung Sutrisno, tentunya semata-mata untuk kepentingan civitas akademika, baik dalam penelitian dan praktik. “Insya Allah kalau sudah siap semuanya, Agrowisata ini kita akan buka untuk pengunjung. Saat ini masih fokus menata dan melengkapi semua infrastrukturnya,” jelasnya.

Sekadar diketahui, hampir setiap akhir pekan, pejabat di kampus hijau itu berkunjung ke kawasan Agrowisata untuk menata dan menanam berbagai macam tanaman. Seperti Minggu (10/1) kemarin, Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa bersama Dekan Fakultas Pertanian, Ratmi dan sejumlah dosen lainnya menanam benih Porang di lahan tersebut. (leb)


Komentar

Berita Berikutnya

Cendol Hu

Oleh: Dahlan Iskan “BAPAK sering olahraga ya?” tanya petugas foto paru-paru itu. Sepertinya dia tidak mengenali saya. Saya sudah tidak populer lagi. Atau karena saya pakai masker. “Kenapa?” tanya saya balik. “Paru-parunya mengembang sekali,” jawabnya. “Tiap hari. Olahraga satu jam,” ujar saya –sambil dada rasanya bangga. Saya memang punya harapan […]
DISWAY