Pesantren Bisa Jadi Sentra Ekonomi Masyarakat

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST—Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memandang tempat pendidikan dan dakwah keagamaan, serta pesantren juga dapat menjadi sentra perekonomian yang menggerakkan masyarakat sekitar. Salah satunya Pondok Pesantren Al Ishlah, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Dikutip dari Jawapos.com. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti mengatakan, melalui koperasi yang ada di dalamnya, Pesantren tersebut berperan penting dalam pemindangan di daerah tapal kuda Jawa Timur. Terletak di dekat pasar Kota Kulon, membuat koperasi pesantren menjadi pertemuan para pedagang besar ikan pindang dari berbagai kota di Jawa Timur, seperti Jember, Muncar dan Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo.

Per hari puluhan ton ikan hasil pemindangan diangkut menggunakan pick up atau truk. “Pesantren ini memiliki posisi dan peran yang strategis,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (5/2).

Terpisah, Kepala Ponpes Daarul Hikmah Luwuk, Muh. Muadz Usman mengaku sangat berkeinginan pesantren di menjadi sentra perekonomian yang bisa menggerakan masyarakat sekitar. “Pastinya kita ingin,” tuturnya Minggu (7/2).

Hanya saja menurutnya, itu tidak bisa dilakukan tanpa adanya dukungan dari Pemda Banggai. “Bisa asal ada dukungan dari pemerintah,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Kemenag Banggai, Zaenal Abidin mengakui, program yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sangatlah baik, hanya saja belum program tersebut belum terwacanakan di lingkungannya. “(Saat ini) belum ada, nanti akan diusahakan (program tersebut),” pungkasnya. (gom)