Wakil Ketua I DPRD Balut Akhirnya Tervaksinasi

Redaksi Luwuk Post
VAKSINASI COVID-19: Wakil Ketua I DPRD Banggai Laut, Patwan Kuba menjalani vaksinasi Covid-19 Selasa (9/2). Sebelumnya, vaksinasi kepadanya ditunda karena mengalami flu, sehingga harus menunggu agar benar-benar pulih. [Foto: Istimewa]
VAKSINASI COVID-19: Wakil Ketua I DPRD Banggai Laut, Patwan Kuba menjalani vaksinasi Covid-19 Selasa (9/2). Sebelumnya, vaksinasi kepadanya ditunda karena mengalami flu, sehingga harus menunggu agar benar-benar pulih. [Foto: Istimewa]

BANGGAI, LUWUK POST-Wakil Ketua I DPRD Banggai Laut, Patwan Kuba akhirnya menjalani vaksinasi Covid-19 Selasa (9/2). Ia memastikan vaksin Sinovac yang disuntikkan kepadanya aman untuk masyarakat.

“Alhamdulillah aman-aman. Nanti vaksin kedua tanggal 23 Februari jam 10. Jadi 14 hari dari sekarang,” jelas dia seusai menjalani vaksinasi.

Karena itu, ia mengajak kepada masyarakat jika mendapar giliran vaksinasi tak perlu khawatir agar kekebalan komunitas segera terbentuk. Sebagai wakil rakyat, vaksinasi baginya sangat penting. Ia kerap kali berkomunikasi dengan banyak pihak, termasuk ke daerah pemilihannya dan sejumlah wilayah lain.  “Vaksinasi ini demi kesehatan diri sendiri dan juga tentuny keluarga,” katanya.

Ia menginformasikan, saat divaksinasi masih terdapat tenaga kesehatan yang juga disuntikkan vaksin. Pada tahap I, vaksinasi memang ditujukan kepada 895 tenaga kesehatan di Kabupaten Banggai Laut yang menjadi garda terdepan penanganan pandemi.  “Ada juga tenaga kesehatan di Puskemas Banggai yang belum selesai,” tuturnya.

Pada Kamis (4/2), Patwan Kuba tak dapat divaksinasi karena dua hari terakhir sedang mengalami flu. Karena itu, petugas kesehatan menunda vaksinasi kepada Sekretaris DPC Demokrat Banggai Laut itu.

“Ada yang tidak dapat divaksin karena terdapat gangguan, kami tidak paksakan. Kami tetap berpegang pada Juklak, sehingga vaksin aman bagi tubuhnya. Kami petugas kesehatan tidak ingin melanggar ketentuan yang telah ditetapkan. Istilahnya kontra indikasi, kalau yang ada kontra indikasi kami tidak akan vaksin,” tutur Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Banggai Laut, dr. Zulkifli Panggato, ME.  (ali)


Komentar

Berita Berikutnya

PSBB Sulit Diterapkan, Pilih Pembatasan Kegiatan dan Ketatkan Protokol Kesehatan

LUWUK, LUWUK POST—Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meminta 11 kabupaten/kota menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pelaku usah sungsang kalak mempertahankan keberlangsungan bisnis. Jika PSPB tidak bisa diterapkan, Pemprov Sulteng memberikan alternatif lain, yakni penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Sebelas daerah yang diminta menerapkan PSBB  ialah yang dinyatakan zona merah penyebaran […]
Anang S Otoluwa