LUWUK, LUWUK POST-Pascabanjir di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai menyisahkan lumpur di sejumlah titik. Seperti yang terlihat di sekitar pasar sental Luwuk, depan kantor BRI, traffic light jalan Ahmad Yani Luwuk, samping kantor Kejaksaan Negeri Banggai, dan depan MTs Luwuk.
Selain lumpur, muntahan dari drainase juga mengeluarkan berbagai jenis sampah. Kemarin (14/4) sejak pagi hingga siang, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Luwuk dan sekitarnya hingga menyebabkan banjir.
Banjir seperti ini sering terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah yang berjuluk ‘Kota Berair’ tersebut. Penyebab banjir diduga akibat sistem drainase yang buruk. Menurut warga, drainase tidak lagi memadai karena di hulu besar namun setibanya di hilir sudah mengecil.
Selain itu, budaya masyarakat membuang sampah sembarangan dianggap sebagai pemicu. Itu terlihat dari banyak sampah yang menyumbat saluran drainase hingga menyebabkan air merambat ke jalan dengan ketinggian mencapai setengah meter.
Untuk mengantisipasi banjir yang cukup parah, sejumlah petugas kebersihan terlihat masuk ke dalam drainse untuk mengangkat sampah yang menyumbat saluran.
Satu per satu sampah diangkat, mulai dari sampah plastik, batang kayu, dan bekas minuman gelas dan botol. Kemarin sore, para pedagang di pasar Sental Luwuk mulai membersihkan lapak akibat terendam. Sedangkan lumpur tebal di jalan aspal tebal depan lapak disemprot dengan air agar bersih. (awi)
