Belasan Kepala Dinas Absen di Paripurna LPJ APBD 2020

Redaksi Luwuk Post
PARIPURNA LPJ: Rapat paripurna LPJ Bupati dan Wakil Bupati Banggai tahun 2020 di DPRD Banggai, Selasa (6/4). Persamuhan ini berlangsung alot lantaran minimnya kehadiran jajaran eksekutif. [Foto: Istimewa]

LUWUK, LUWUK POST- Rapat Paripurna Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bupati dan Wakil Bupati Banggai tahun 2020, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Banggai, Selasa (6/4) berlangsung alot.

Sejumlah fraksi di parlemen Lalong menolak menyampaikan pandangan umumnya dan meminta agar paripurna tersebut ditunda. Sejumlah fraksi yang meminta agar paripurna itu ditunda antara lain Fraksi Gerindra, Fraksi Golkar dan Fraksi PAN. Alasannya, dalam paripurna yang ikut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Banggai, itu, tidak dihadiri oleh sebagian besar kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Fraksi Gerindra, Masnawati Muhammad mengatakan, kehadiran kepala OPD di momen paripurna itu sangat penting. Dengan ketidakhadiran sejumlah kepala OPD, pihaknya memutuskan belum akan menyampaikan pandangan umumnya.

“Fraksi Gerindra tidak akan menyampaikan pandangan umum sebelum seluruh kepala OPD hadir,” ujarnya.

Masnawati beralasan, banyak persoalan yang harus disampaikan dalam momentum paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Banggai, Suprapto itu. Khususnya terkait sejumlah persoalan yang pernah ditangani Komisi II dan jarang dihadiri oleh pimpinan OPD.

Dia mencontohkan persoalan yang pernah ditangani Komisi II, seperti pemilihan BPD yang belum waktunya, hingga pelantikan imam masjid yang notabene memiliki suara terendah. Terkait sejumlah persoalan itu, tidak satupun yang pernah dihadiri oleh Kepala DPMD.

“Kepala OPD yang tidak pernah hadiri undangan DPRD itu Kepala DPMD. Ini terkesan tidak menghormati lembaga ini. Padahal, yang akan didengarkan penjelasannya karena sifatnya penting,” tandasnya.

Serupa, Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Banggai, Ibrahim Darise juga menyayangkan sikap sejumlah kepala OPD yang tidak menghadiri undangan paripurna. Karena itu, dia meminta agar paripurna tersebut ditunda sampai seluruh kepala OPD hadir. “Diskorsing dulu satu dua jam, atau sampai besok sambil menunggu kepala OPD hadir,” katanya.

Meski telah menyampaikan pandangan umumnya, Fraksi Golkar juga ikut menyampaikan agar paripurna ditunda hingga seluruh kepala OPD hadir.  Seperti halnya Masnawati, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Banggai, Irwanto Kulap mengatakan Paripurna Penyampaian LPJ atas Pelaksanaan APBD 2020, itu, adalah momentum yang sangat penting. Sehingga, sudah seharusnya dihadiri oleh kepala OPD.

Bupati Banggai, Herwin Yatim menyampaikan bahwa ada 14 kepala OPD yang ia tugaskan untuk mengikuti musrembang provinsi di Kota Palu.  “Jika memang seperti penyampaian Pak Bupati bahwa ada 14 kepala OPD yang tidak bisa hadir karena harus menghadiri agenda musrebang di Palu, maka dari total 32 kepala OPD, masih ada 18 yang ada di Luwuk yang harusnya bisa hadir,” paparnya.

Minimal, ujar dia, 14 kepala OPD yang tidak sempat hadir karena agenda lain, dapat diwakilkan oleh pejabat di bawahnya. “Minimal ada sekdisnya. Jadi bisa mendengar secara langsung pandangan masing-masing fraksi,” jelasnya.

Kendati tiga fraksi tersebut meminta agar ditunda, paripurna tersebut tetap dilanjutkan dan disepakati untuk ditindaklanjuti pada tahap pansus.  Diketahui, dalam paripurna tersebut hanya dihadiri 5 orang kepala OPD, yakni Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Kepala DP2KB-P3A, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala BPKAD dan Kepala Dinas Kominfo. Selain dari 14 kepala OPD yang ditugaskan mengikuti musrembang, 13 kepala OPD lainnya Tak diketahui alasan ketidakhadirannya pada paripurna tersebut. (tr-03)

 


Komentar

Berita Berikutnya

Ruang Rasa di Sela Hutan Pinus

Berkemah di bawah pepohonan pinus kian digemari. Secangkir kopi dan dinginnya malam di tenda, ditambah menghirup udara segar di pagi hari menjadi salah satu hal menarik yang digandrungi berbagai kalangan. Akhir pekan ini, sejumlah kelompok pemuda di Kabupaten Banggai mengajak semua kalangan untuk ikut berkemah di hutan pinus Desa Salodik, […]