Jembatan Belum Rampung, Jalan Alternatif Dikeluhkan

Redaksi Luwuk Post
JALUR ALTERNATIF: Pekerja merampungkan jalan alternatif, Selasa (1/8/2020), sebelum jembatan lama Mampaliasan, Kelurahan Lompio, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut dirobohkan. [FOTO: ALISAN/HARIAN LUWUK POST]

BANGGAI, LUWUK POST – Sejumlah warga Banggai, Kabupaten Banggai Laut, mengeluhkan akses jembatan alternatif pengganti jembatan Mampaliasan yang terbuat dari bentangan batang kelapa.
Bentangan kelapa saat ini telah rusak, sehingga roda sepeda motor acapkali terperosok, sehingga pengendaran harus ekstra hati-hati. Resi Murtiani, salah seorang pengndara meminta kepada pihak terkait agar jembatan darurat penghubung itu diperbaiki sebelum jatuh korban.
Dengan struktur jembatan yang tidak rata, kayunya berlubang, serta paku-paku bermunculan, sangat berisiko. “Apalagi di musim hujan, sangat licin dan rawan,” jelasnya.
Pantauan Harian Luwuk Post, memang jembatan alternatif penghubung telah rusak parah dan bebarapa bagian telah diperbaiki oleh masyarakat sekitar secara swadaya.
Jembatan penghubung alternatif rusak saat ini berkapasitas 3,5 ton, sehingga jika ada kendaraan yang melebihi dari kapasitas jembatan maka harus bongkar muatan.
“Jadi kalau ada kendaraan yang melebihi 3,5 ton harus bongkar muatan, kami juga sudah siapkan lahan untuk proses bongkar muatan,” terang Kepala Dinas PUPR Banggai Laut, Basuki Mardiono. (tr-01)


Komentar

Berita Berikutnya

Jual Miras, 5 Warga Patukuki Diamankan Satgas Ops Tinombala

SALAKAN, LUWUK POST – Sebanyak 5 warga Desa Patukuki, Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) penjual minuman keras (miras) jenis Cap Tikus, berhasil diamankan Satgas Operasi Tinombala Penyakit Masyarakat (Pekat), Jumat (09/4/2021). Dari tangan kelima orang itu Satgas Ops juga berhasil mengamankan barang bukti berupa ratusan liter cap tikus […]