Michael Tendean Terima Keputusan DPP PAN

Redaksi Luwuk Post
Michael Tendean

LUWUK, LUWUK POST-Sekretaris DPD PAN Banggai Michael Tendean menerima keputusan DPP PAN. Mantan Ketua HIPMI Banggai ini menepis berbagai isu terkait absennya dalam konferensi pers di DPRD Banggai, Jumat (16/4) sore.

Khel-sapaannya-menyatakan, saat konferensi pers ia tengah berada dalam perjalanan menuju Balantak, tidak berada di Kota Luwuk. “Kemarin itu saya masih ke Balantak nanti malam baru tiba di Luwuk,” jelas dia saat dihubungi Harian Luwuk Post, Sabtu (17/4).

Ia menegaskan, menerima keputusan DPP yang menempatkannya sebagai sekretaris. Ia akan hadir nantinya pada rapat-rapat kerja bersama Jodi Prakoso Dayanun sebagai ketua, dan H. Akmal di posisi bendahara serta pengurus DPD PAN Banggai lainnya. “Itu kan baru konferensi pers, belum rapat-rapat kerja,” katanya.

Khel juga menerima struktur DPD PAN Banggai yang telah ditetapkan oleh DPP. Ia mengaku siap menjalankan amanah yag diberikan. “Kita kader siap menjalankan dan mengamankan. Posisi kepengurusan itu kewenangan DPP,” tuturnya.

Nantinya, kata dia, terdapat rapat perdana untuk membahas langkah-langkah partai politik ke depan. “Saya rasa kemarin itu hanya konferensi pers, yang mana SK sudah keluar. Kita siap mengemban amanah itu,” ujar Khel.

Ketua DPD PAN Banggai Jodi Prakoso Dayanun menyatakan, pihaknya menghormati keputusan DPP PAN.

“Kita sama sama berjuang, mempunyai hak yang sama untuk meyakinkan DPP kita bisa pimpin DPD PAN Banggai,” katanya saat konferensi pers.

Selain Jodi Prakoso Dayanun, konferensi pers juga dihadiri Bendahara DPD PAN Banggai H. Akmal serta pengurus lain. Dalam kepengurusan kali ini, peningkatan jumlah kursi dan keterwakilan perempuan menjadi target pada pemilihan legislatif tahun 2024. (ali)

 

 


Komentar

Berita Berikutnya

Revolusi Energi (3)

Oleh: Dahlan Iskan   SAYA tidak malu mengajukan ini. Yang kelihatannya tidak mengikuti tren dunia. Ini semata-mata demi negeri –yang harus kita sendiri memikirkannya. Mungkin ini dibenci dunia mana pun. Tapi mereka tidak akan memikirkan Indonesia seperti kita harus memikirkannya. Yakni: gunakan sisa batu bara untuk semaksimal mungkin memajukan ekonomi […]
DISWAY