
LUWUK, LUWUK POST.id – Komunitas Ruang Rasa bekerja sama dengan Kedai Kopi Janji Jiwa Luwuk menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ruang Rasa Talk” bersama pemuda-pemuda inspiratif asli Banggai yang memiliki karya dan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Banggai di bidang mereka masing-masing pada Sabtu (12/6) di Kedai Kopi Janji Jiwa Luwuk, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk.
Kegiatan dengan konsep talkshow tersebut menghadirkan Brand Activator Janji Jiwa Luwuk, Ipung Erlangga, pendiri toko Narasi Buku, Rendi Agusta, selanjutnya ada Iqbal Maulana Aziz, Ketua Sanggar Teater ATHENA dan juga sutradara dari proyek film “Maliu” buatan anak Luwuk, bintang tamu berikutnya, Co-Founder Yayasan Pemerhati Pendidikan Generasi Emas Indonesia yang telah eksis di 4 kota di Indonesia, Baginda Muda Bangsa dan yang terakhir, Ririn Indriani Laimu, Selebgram Luwuk yang giat mempromosikan produk lokal secara gratis.
Selain talkshow, kegiatan juga diselingi dengan penampilan musik akustik dan musikalisasi puisi dari teman-teman Komunitas Ruang Rasa, di saat yang sama pula, pelukis muda Rinaldy Mada’a mempertontonkan aktivitas melukisnya secara langsung.
“Berangkat dari kondisi pandemi covid-19 yang membuat banyak aktivitas terganggu dan terhambat, kami ingin menyampaikan ke masyarakat Kabupaten Banggai bahwa di tengah masa pandemi masih banyak kreativitas dan karya yang bisa dilahirkan oleh anak daerah,” ujar salah satu anggota Komunitas Ruang Rasa sekaligus host pada talkshow tersebut, Andi Aziz Muhammad Amir.
Perihal alasan Kedai Kopi Janji Jiwa Luwuk mendukung kegiatan tersebut, Public Relation Janji Jiwa Luwuk, Ipung Erlangga menuturkan, ingin memberikan ruang kepada para inisiator kreatif muda agar dapat memberikan ilmu dan inspirasi kepada teman sejiwa, sebutan untuk konsumen Janji Jiwa. Sebagaimana pada kegiatan malam itu, beberapa narasumber berasal dari berbagai macam bidang yang berbeda.
“Visi janji jiwa luwuk atas kegiatan tersebut adalah menjadi bagian dari bentuk apresiasi kami atas semangat mereka, sehingga dapat saling mendukung sehingga kedepannya para anak muda bisa saling berkolaborasi lintas bidang dalam hal positif,” imbuhnya. (tr-05)
