ACT Bagikan Daging Kurban di 7 Tempat

Redaksi Luwuk Post

ACT saat membagikan daging kurban kepada salah satu penerima manfaat [Foto: Istimewa]
LUWUK, LUWUK POST .id – Lewat agenda bertajuk “Berqurban Tanpa Batas”, organisasi kemanusiaan global, Aksi Cepat Tanggap (ACT)  melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi di tiga titik, yaitu Kelurahan Kilongan Permai, Desa Biak, dan di Desa Basabungan (20-21/6).

“Berqurban Tanpa Batas merupakan agenda tahunan dari program Global Qurban ACT yang dilakukan dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha, dimana hal ini merupakan salah satu syiar yang menyasar seluruh lapisan masyarakat penerima manfaat kurban,” ujar Branch Manager ACT Luwuk, Mulyadi Lapago.

Terkait distribusi daging kurban, ia menjelaskan, pembagiannya dilakukan di beberapa titik, yaitu, 1 ekor di Dusun Hion, Desa Basabungan, Kecamatan Pagimana, 1 Ekor di Pondok Pesantren Daarul hikmah, Kelurahan Kilongan Permai dan  2 ekor di Kelurahan Keraton, Jole, Kompo, Tg. Tuwis  dan Desa Bubung.

Pelaksanaan Global Qurban ACT dilakukan di pelosok-pelosok daerah di Indonesia, dimana tahun ini diutamakan di daerah pulau buru Maluku, Papua dan Nusa Tenggara Timur. Di level nasional, Global Qurban ACT melakukan distribusi di 34 provinsi, 385 kabupaten/kota dan di level dunia, kurban didistribusi di 60 negara.

“Penerima manfaat tidak menerima kupon, melainkan para relawan ACT yang mendatangi para penerima manfaat di rumah-rumah,” sambung dia.

Ia juga menambahkan, anggaran berasal dari para pekurban yang rata-rata merupakan donatur publik yang meniatkan kurbannya lewat Global Qurban ACT, bekerja sama dengan Puskesmas Simpong yang berkurban 4 ekor sapi. Untuk menghindari terjadi salah pemberian daging kurban, team dari Global Qurban ACT melakukan asesmen di beberapa tempat untuk mendata para penerima manfaat, sehingga daging kurban para pekurban di Global Qurban ACT memang benar-benar tersampaikan kepada mereka yang berhak.

“Kami berharap kedepannya masyarakat Kabupaten Banggai dapat berkurban lewat Global Qurban ACT, karena kami memiliki 5 kelebihan, pertama, distribusi hewan kurban yang sangat luas dan tepat sasaran, kedua, hewan qurban terbaik dengan kualitas yang terjaga, ketiga, proses penyembelihannya sesuai syariat dan transparan, keempat dokumentasi yang lengkap bagi pekurban, dan terakhir, mudah dan fleksibel terkait cara dan waktu pembayarannya,” tutup dia. (abd)


Komentar

Berita Berikutnya

Demonstran Prematur

Karya, Abdy Gunawan   “Ha? seratus orang?” Teriak Kasman. “Ssst! pelan-pelan Paman! saya masih tidak habis pikir kenapa kali ini mereka minta sebanyak itu. Padahal bisa dibilang isu nya remeh-temeh. Cuma soal tenaga kerja,” sambung keponakan Kasman, Rudi namanya. Kasman sudah menganggap Rudi seperti anak sendiri. Sejak ditinggal wafat oleh […]