Cegah Stunting, KWT Desa Palam Dapat Suntikan Dana

Rifan

Cegah Stunting, KWT Desa Palam Dapat Suntikan Dana

 

FOTO : KWT Desa Palam : Kepala Desa, Rusli Stibis bersama sejumlah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Rembulan Desa Palam yang baru saja selesai mengerjakan lahan ayng akan ditanami, Kamis (22/9). [FOTO : ISTIMEWA]
FOTO : KWT Desa Palam : sejumlah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Rembulan Desa Palam baru saja selesai mengerjakan lahan ayng akan ditanami, Kamis (22/9). [FOTO : ISTIMEWA]

SALAKAN, LUWUK POST-Para Ibu Rumah Tangga (IRT) Desa Palam Kecamatan Tinangkung Utara, yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) pada program pencegahan Stunting mendapat dukungan penuh dari Dinas Pertanian Banggai Kepulauan (Bangkep). Dukungan itu direalisasi dalam bentuk suntikan dana senilai puluhan juta.

“KWT Rembulan namanya. Kelompok ini dibentuk dalam rangka mendukung langkah pemerintah mencegah dan menekan angka stunting di daerah,” kata Kepala Desa Palam, Rusli Stibis kepada media ini, Sabtu (24/9).

Menurut Rusli, KWT Rembulan Desa Palam yang terdiri dari 15 anggota IRT fokus pada usaha pertanian jenis sayuran yang diketahui mengandung nilai vitamin dan gizi tinggi untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Karena itu, untuk mendukung peran KWT Rembulan, Dinas Pertanian telah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 50.000.000. Anggaran kegiatan dicairkan secara bertahap

Lanjut Rusli, anggaran sebesar itu dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan, mulai dari pembersihan lahan, pematangan, pembelian bibit, penyemaian bibit, rumah pembibitan, penanaman, pemeliharaan, sampai panen. Jika di awal panen berhasil, sambung Rusli, program tersebut akan dilanjutkan.

“Kalau perlu kita buatkan KWT lain lagi, untuk perluasangan pengembangan usahanya, yang penting hasil awalnya bagus. Kita berdoa saja mudah-mudahan hasilnya bagus kedepan,” ucap dia.

Dututurkan Rusli, KWT telah melangsungkan kegiatan sejak 2 bulan lalu. Saat ini, lahan yang akan ditamami baru saja dibersihkan, dan akan segera ditanami setelah bibit disemaikan.

Rusli sendiri mengaku sangat mendukung program kelompok itu, sebab selain bisa mencegah angka stunting di desa, program itu juga membangun semangat pemberdayaan dan kerja sama antar sesama IRT. Dengan begitu, ibu-ibu, sebut dia, juga bisa produktif membantu kebutuhan keluarga.

Dia berharap IRT yang tergabung di KWT benar-benar aktif beperan dalam pencegahan stunting di desa, tentunya melalui program penanaman berbagai jenis tanaman yang bisa membantu tumbuh kembang anak di desa Palam. (Rif)


Komentar

Berita Berikutnya

STT Star’s LUB Luwuk Gelar Wisuda, Ini Pesan Ketua

LUWUK, LUWUK POST– Sekolah Tinggi Teologi (STT) Star’S LUB Luwuk Banggai terus menjaga komitmennya dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dibidang guru Pendidikan Agama Kristen dan kependetaan. Komitmen ini diwujudnya melalui kegiatan wisuda program Sarjana Srata Satu (S1), yang dilaksanakan di Hotel Santika Luwuk, Jumat (24/9/2021). Dalam wisuda angkatan […]