
LUWUK, LUWUK POST.id – Radikalisme merupakan penyakit yang kerap menginfiltrasi pemikiran pemuda Indonesia hari ini, yang tentu dapat mencederai rasa persatuan sesama anak bangsa. Oleh karenanya, nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme perlu dilestarikan dalam berbagai kegiatan, seperti yang dilakukan BEM Universitas Tompotika (Untika) Luwuk lewat Pentas Seni beberapa waktu yang lalu.
Selama 3 hari (28-30/10), BEM Untika Luwuk sukses menggelar dua lomba (musikalisasi puisi dan akustik) yang dipadati oleh partisipasi pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Banggai, baik sebagai peserta maupun penonton.
Pentas seni yang diselenggarakan dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda itu, mengangkat tema “Melalui Kesenian Membumikan Semangat Nasionalisme dan Patriotisme”. Dalam proses pelaksanaan, mereka bekerja sama dengan UKM Seni dan organisasi mahasiswa yang berada di lingkup Untika.
“Sekarang kita banyak mendengar isu-isu tentang negara islam dan negara komunis yang berakar dari paham radikalisme, nah pada momentum hari Sumpah Pemuda, kita menegaskan kembali bahwa bangsa kita didirikan atas dasar bangsa bahasa dan tanah air yang satu, guna menumbuhkan semangat nasionalisme kepada pemuda dan mahasiswa di Banggai,” ujar Presiden Mahasiswa (Presma) Untika, Rifat Hakim.
Kegiatan pentas seni diikuti 35 peserta yang berasal dari sekolah, kampus dan khalayak umum dengan rincian 21 peserta mengikuti lomba akustik dan 14 peserta berpartisipasi dalam lomba musikalisasi puisi.
“Alasan kami merefleksikan Hari Sumpah Pemuda dengan pentas seni, karena kami beranggapan bahwa kesenian mudah untuk masuk dalam sektor manapun di kalangan pemuda, sehingga kita bisa merangkul seluruh elemen pemuda yang ada,” sambung Kader GmnI Banggai itu.
Ia berharap pula, fenomena banyaknya anak muda yang hadir di Untika saat pentas seni berlangsung, agar jangan hanya sampai pada kegiatan itu saja, melainkan hadir pula pada kegiatan-kegiatan akademik yang digelar Untika maupun institusi pendidikan yang lain, karena sejatinya merupakan bagian dari kewajiban sebagai pelajar dan mahasiswa.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh kawan-kawan yang ikut serta dalam mensukseskan kegiatan ini. Kita optimis bahwa Untika merupakan kampus daerah yang mampu bersaing dalam sektor manapun baik dari sisi pengetahuan maupun minat dan bakat mahasiswanya,” tutup Rifat. (abd)
