Hunian bagi Warga Duafa Desa Palam

Luwukpost.id -

Peresmian Rumah Layak Huni : Camat Tinangkung Utara, Kodrat Labas; Sekretaris Camat, Suaib Farid, didampingi Kepala Desa Palam Rusli Stibis meresmikan bantuan Rumah Layak Huni yang bersumber dari Dana Desa tahun 2021, Rabu (12/1). [FOTO : ISTIMEWA]
SALAKAN, LUWUK POST-Sebagian Warga yang kurang mampu membangun hunian di Desa Palam, Kecamatan Tinangkung Utara patut bersyukur. Sebab setidaknya, mereka sudah melihat bukti bahwa tak mampu membangun rumah, bukan berarti tak bisa memiliki.

Buktinya, Camat Tinangkung Utara, Kodrat Labas, Rabu (12/1) bersama pegawainya yang didampingi Kepala Desa, Rusli Stibis baru saja meresmikan tiga unit Rumah Layak Huni (Rulahu) bagi warga kurang mampu di desa setempat.

“Rumah itu kita serahkan kepada warga, yang berdasarkan tingkat kesejahteraannya kita anggap sudah tidak akan mampu membangun, utamanya bagi para janda tua,” ucap Rusli.

Rusli mengatakan, program desa yang menghabiskan anggaran senilai lebih dari Rp 52 juta itu, adalah kali kedua selama dirinya menjabat. Beberapa tahun sebelum itu, pihaknya telah membangun tiga rumah, yang anggarannya juga bersumber dari Dana Desa.

Terdapat beberapa kriteria yang ditetapkan desa bagi penerima, dua di antaranya, kemiskinan dan para Janda yang tidak punya rumah.

Selain program desa, pemerintah desa setempat juga telah berhasil membawa masuk program perumahan yang bersumber dari anggaran hibah APBN 2019, sebanyak 103 unit. Nilainya mencapai Rp 110 juta.

“Tapi baru sepuluh unit yang direalisasikan. Rencananya tahun ini, akan dibangun lagi sebanyak 40 unit,” sebut Rusli.

Pun ada Rumah Stimulan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan jumlah 56 unit. Nilai anggarannya per unit sebesar Rp 15 juta, tahun 2018.

Meski begitu, ditanya soal apakah tahun depan desa masih akan memporsikan anggaran untuk perumahan, Rusli menjawab, dirinya tidak bisa berjanji. Namun dia akan melihat ketersediaan anggaran.

“Jujur, saya sudah cukup berpuas hati, karena dengan sepenggal jabatan yang saya miliki, saya bisa membantu warga yang kesulitan membangun rumah. Ini bukan karena untuk dianggap sebagai pahlawan, tapi sudah jadi niat saya sejak awal,” tuturnya. (Rif)