LUWUK, LUWUK POST – Pelaksanaan Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke 31 di Provinsi Banda Aceh telah selesai dilaksanakan pada Sabtu (26/3). Dimana, dr. Muhammad Adib Khumaidi, Sp. OT dilantik sebagai Ketua Pengurus Besar IDI periode 2022 – 2025 dan dr. Slamet Budiarto, SH. MHKes, sebagai President Elect yg akan dilantik pada muktamar ke 32 nanti sebagai ketua PB IDI periode 2025-2028.
Suksesnya pelaksanaan Muktamar tersebut disamping peran Panitia Pelaksana yakni IDI Cabang Aceh, juga peran penting dari pemerintahan Provinsi Aceh yang secara totalitas memberikan pelayanan memuaskan kepada para peserta Muktamar. Sebagaimana yang di utarakan Sekretaris IDI Banggai, dr Budiyanto Uda’a, Sp. KFR kepada awak media ini melalui whats-app pada Sabtu (26/3).
Beliau mengatakan bahwa dirinya bersama pengurus IDI Banggai lainnya, yakni dr Ramla Tongko., Sp.PK, dr Andina., Sp.OG dan dr Afriani Djibran.,Sp.M, mewakili IDI Cabang Banggai menghadiri pelaksanaan Muktamar IDI ke 31 di Provinsi Banda Aceh.
Menurut dr Budi, pelaksanaan Muktamar IDI ke 31 memberikan kesan tersendiri bagi kepengurusan IDI Banggai yang turut menghadiri kegiatan tersebut, kesuksesan Panitia Pelaksana yakni IDI Wilayah dan Cabang Aceh melaksanakan Muktamar tersebut yang juga disokong peran pemerintah provinsi Aceh.
“Kami merasa tersanjung bagaimana masyarakat Aceh memuliakan tamunya, dan apresiasi kami sampaikan kepada painitia pelaksana khususnya IDI Wilayah dan Cabang Aceh serta pemerintah Provinsi Aceh atas pelayanan yang memuaskan, dimulai dari penjemputan sampai berakhirnya pelaksanaan Muktamar tersebut,” tandas dr. Budi.
dr Budi melanjutkan, mewakili IDI Kabupaten Banggai dirinya mengucapkan selamat kepada pengurus besar IDI, atas pelaksanaan Muktamar ke 31 semoga kegiatan tersebut melahirkan ide dan gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan kesehatan di Indonesia.
“Semoga Muktamar kali ini meningkatkan silahturahmi, solidaritas dan profesionalisme IDI.
Dan tak lupa pula berharap muktamar kali ini melahirkan kepengurusan IDI (Pemimpin, red) yang tangguh, yang aspiratif, komunikatif, loyal dan berdedikasi tinggi memajukan kedokteran di Indonesia,” pungkasnya.
Adapun harapan bagi IDI Banggai dengan berakhirnya Muktamar IDI ke 31 tersebut, seyogyanya bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Banggai.
“Yang bukan hanya ide dan saran akan tetapi berpartisipasi aktif khususnya meningkatkan peran dokter terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Banggai, sehingga pada akhirnya nanti menghadirkan masyarakat Banggai yang sehat dan sejahtera. IDI Kuat Indonesia Bangkit,” tutupnya. (*/mjd)
