
SALAKAN, LUWUK POST-Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Rais D. Adam membuka secara langsung, sekaligus meresmikan Launching Perdana Pengoperasian Pabrik Es di Desa Kalumbatan pada Rabu (11/5).
Peresmian yang bertempat di kantor desa setempat, dihadiri Asisten I Bupati (Abderiana Lotto), Sekretaris Daerah (Rusli Moidady), Kepala DPMD (Rahmad Labou), Kepala Inspektorat (Kismanto), Camat Totikum Selatan (Kodrat Labas),
Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi kinerja Kepala Dinas Perikanan, Tommy B. Luasusun, karena telah berhasil mengoperasikan mesin Pabrik Es yang telah bertahun-tahun tidak dioperasikan, sejak dibangun tahun 2013 silam.
“Kita tahu bersama bahwa pabrik es di desa kalumbatan ini sudah ada sejak tahun 2013, namun baru bisa diresmikan di tahun 2022 ini. Karena ada Dewa Penyelamat, Kepala Dinas Perikanan,” sebutnya.

Bupati menuturkan, dirinya merasa bangga sejak awal mendapat laporan mengenai keberadaan pabrik es itu. Tapi kemudian, tiap kali laporan tentang upaya pengoperasiannya masuk, selalu saja ada salah satu alat yang jadi kendala.
Namun dengan upaya luar biasa dari Kepala Dinas, puji Bupati, keinginan masyarakat akhirnya terjawab.
“Bahkan terakhir, waktu saya di Palu, saya katakan, saya minta terakhir, sebelum jabatan saya berakhir, kalau mesinnya tidak hidup, tapi tolong lihat kampung saya. Dan sekarang akhirnya terjawab,” tuturnya.
Olehnya itu, Bupati meminta kepada semua pihak, khususnya masyarakat Kalumbatan yang akan menerima manfaat dari pabrik itu, agar dapat membantu pemerintah dalam menyeriusi sektor perikanan daerah.
Bupati bersyukur di akhir jabatannya, Pabrik Es berhasil dioperasikan. Sebab hal itu setidaknya bisa menepis isu miring yang menyebut tidak adanya bangunan apa pun selama masa pemerintahannya.
“Coba seandainya orang yang mengatakan itu, memimpin daerah di era Covid-19 ini, saya tidak tau apa yang akan terjadi. Situasi yang saya hadapi saat itu, tidak seperti yang dulu-dulu,” tandasnya.
Menanggapi pujian dan apresiasi Bupati, Kepala Dinas Perikanan menjelaskan, peresmian Pabrik Es, sesungguhnya berada di luar perencanaan dinas tahun ini. Namun, karena pihaknya di dinas senantiasa saling menguatkan untuk mendukung visi-misi Bupati, maka hal itu terealisasi.
“Penguatan yang juga senantiasa saya sampaikan bahwa kita jangan hanya senantiasa mencari hidup, tapi bagaimana hidup kita bermanfaat untuk orang lain. Dan visi-misi Bupati mengarahkan kita untuk senantiasa berfungsi bagi orang banyak sesuai tanggung jawab kita,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dalam sambutannya menyampaikan, (ecamatan Totikum Selatan menjadi salah satu wilayah dengan produksi perikanan tangkap yang terus bertambah setiap tahunnya.
Terkait itu, Tommy menyebut, pihaknya saat ini masih dalam tahap perampungan data base pengembangan Zonasi Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya. Bahkan, kata dia, Totikum Selatan dan Liang akan diupayakan untuk bisa menjadi kawasan industri perikanan di Bangkep.
“Dan Wilayah Totikum Selatan dan Liang mempunyai potensi tangkapan sangat luar biasa. Kami berusaha kedepan Totikum Selatan dan Liang bisa menjadi kawasan industri perikanan tangkap di daerah yang kita cintai ini,” terangnya.
Lewat kesempatan itu, dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kalumbatan, karena telah mampu menjaga keharmonisan dengan pemerintah daerah, terutama dalam menjaga semua fasilitas pabrik es itu.
“Karena sudah beberapa tahun semua fasilitas Pabrik Es ini tidak dioperasikan. Namun tetap masih bisa difungsikan. Dan hari ini, kita sudah buktikan bahwa seluruh fasilitas yang di dalamnya masih bisa difungsikan,” ucapnya.

Ia berharap, dengan diresmikannya pabrik es, masyarakat nelayan, khususnya Nelayan Desa Kalumbatan tidak lagi mengeluhkan adanya penurunan kualitas hasil tangkapan, sebagaimana sebelum pabrik es beroperasi.
Secara khususus, Kepala Bidang Perizinan dan Penguatan Daya Saing Produk Ikan, Marthinus M. Mapau mengatakan, untuk tujuan keberlanjutan ke depannya, pihaknya masih harus mengupayakan dukungan fasilitas, terutama Cool Room atau penyimpanan cetakan es.
“Cool Room itu penting, karena hasil cetakan yang belum laris bisa langsung disimpan dulu di situ. Apalagi ada pesanan dalam jumlah banyak, maka Cool Room itu bisa digunakan untuk menyimpan hasil cetakan sebelum pesanan diambil,” tutup dia. (Rif)
