LUWUK, LUWUK POST- Dua siswa pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Luwuk, menjadi fasilitator dalam kegiatan kelas literasi yang digelar oleh Community Learning Center (CLC) Donggi Senoro LNG dan Yayasan Babasal Mombasa.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu 10 September 2022 itu, bertujuan untuk memberikan ruang serta melatih peserta agar mampu memimpin dan menjalankan sebuah diskusi.
“Selain itu, mengemukakan dan mempertahankan pendapat, serta meningkatkan keterampilan berkomunikasi.,”ujar Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Luwuk, Dr.Ardi, Selasa malam (13/9)
Lebih lanjut kata dia, kegiatan tersebut juga diikuti peserta dari siswa-siswi SMA serta mahasiswa yang berasal dari daerah ring 1 DSLNG, diantaranya meliputi Kecamatan Nambo, Kintom dan Batui.
Sementara siswa pelajar yang menjadi utusan SMAN 1 Luwuk serta menjadi fasilitator dalam kegiatan tersebut yaitu Farrel Gifari K. Djawa dan Dave Kristiadi Parealla.

Menurut ke dua siswa tersebut, kata Kepsek, bahwa kegiatan tersebut merupakan pengembangan keterampilan komunikasi dan mereka dibagi ke dalam beberapa sesi kelas menarik.
“Salah satu sesi kelas yang mereka fasilitasi adalah kelas simulasi diskusi dengan topik “Pernikahan Dini” dimana dalam sesi ini para peserta berkesempatan untuk curah pendapat dan berdiskusi lebih jauh tentang topik yang disajikan khususnya dari perspektif remaja,”jelasnya.
Drs. Ardi menambahkan, dirinya berharap semoga kegiatan-kegiatan yang seperti ini dapat memotivasi siswa-siswi SMA yang ada di kabupaten Banggai.
Terlebih, di SMA Negeri 1 Luwuk untuk semangat dalam berorganisasi dan berbagi ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam rangka mengembangkan keterampilan berkomunikasi.
Sehingga hal ini, bisa bermanfaat dalam pengembangan kemampuan organisasi setiap peserta didik pada masa-masa yang akan datang.
Adapun Yayasan Babasal Mombasa, sebut Dr. Ardi, dalam akun resmi FB-nya menyampaikan ucapan terimakasih buat Kepala SMA Negeri 1 Luwuk yang telah memberikan izin kepada Farrel dan Dave untuk ikut memberikan sumbangsih positif serta menginspirasi siswa-siswi lain hingga terus mengembangkan potensi dalam peningkatan hubungan sosial dan kematangan sosial emosional mereka. (*/dat)
