
SALAKAN, LUWUK POST – Pabrik Gula Semut dan Kelapa Dalam di Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara, Banggai Kepualauan (Bangkep) tahun belum juga beroperasi.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag), Jeane B. Rorimpandey mengatakan, sudah seharusnya pabrik tersebut beroperasi.
“Belum, karena belum diresmikan,” kata Jeane saat dimintai konfirmasi media via WhatsApp, Senin (14/11), terkait pengoperasian pabrik gula semut.
Menurutnya, yang jelas tahun 2023 sudah harus diresmikan. Karena semua peralatan dan sumber daya sudah tersedia. Januari atau paling lambat februari sudah harus beroperasi.
“Yang jelas tahun sudah harus diresmikan, diusahakan Januari atau februari,” kata dia.
Pada 8 Agustus 2022 lalu, pemerintah daerah telah menggelar Pelatihan Teknis Produksi, Standarisasi Produk Gula Semut di Desa Lalong.
Pj. Bupati, Ihsan Basir yang membuka langsung kegiatan itu menyampaikan, kapasitas dan stabilitas UMKM tersebut sangat penting untuk ditingkatkan.
Dalam kesempatan itu, Pj Bupati lebih menekankan agar UMKM harus menjadi prioritas dan memiliki standarisasi.
Bahkan, ia meminta agar pelatihan tersebut bisa langsug bersentuhan dengan masyarakat, sehingga lebih mudah dipahami dan dipraktekkan.
Namun permintaan dan harapan itu belum terealisasi, dikarenakan pabrik gula semut di desa tersebut belum beroperasi.
Sebelumnya, Jeane sempat mengatakan bahwa pabrik tersebut direncanakan akan beroperasi tahun 2022. Namun hingga kini rencana itu belum terealisasi. (Rif)
