Peserta KKN-MB Unismuh Luwuk Tiba di Kecamatan Moilong

Luwukpost.id -

Moilong, LUWUKPOST.ID – Peserta Kuliah Kerja Nyata-Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk tiba di lokasi.

Kedatangan peserta KKN-MB angkatan 35 Unismuh Luwuk turut mendapat sambutan hangat dari Kepala Pemerintah Kecamatan (Camat) Moilong, pada Kamis (25/1).

Diketahui, peserta KKN-MB ini disebar pada dua Kecamatan yakni Kecamatan Batui Selatan dan Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng.

Di mana, khusus di Kecamatan Moilong, terdapat 104 mahasiswa kampus hijau yang ditempatkan di Kecamatan ini. Ratusan mahasiswa ini pula disebar di 16 desa yang ada di kecamatan  tersebut.

Kedatangan mahasiswa peserta KKN-MB Unismuh Luwuk yang didampingi Wakil Rektor I, Mustafa Abd Rahim, Wakil Rektor II Nirwan Moh Nur, Wakil  Rektor III Agung K Djibran, Kepala Bidang Pemberdayaan LP3M, Erwin Nursin dan lainnya, disambut antusias Pemerintah Kecamatan Moilong.

Camat Moilong mengaku senang dan bangga atas kedatangan mahasiswa KKN-MB yang akan ditempatkan di 16 Desa di Kecamatannya.

Ia berpesan kepada mahasiswa, untuk mampu beradaptasi dengan baik, baik dengan masyarakat maupun pemerintah desa.

“Kalau soal makan, jangan perlu khawatir. Yang penting bagaimana kita beradaptasi dengan lingkungan, baik masyarakatnya maupun pemerintah desa,” katanya.

Camat meyakini, 16 kepala desa yang menjadi tuan rumah lokasi penempatan mahasiswa KKN, bisa menyiapkan tempat atau posko KKN yang terbaik untuk mahasiswa kampus hijau.

Tidak hanya itu, Camat juga berpesan kepada kepala-kepala desa untuk bisa membantu sebisa mungkin, sehingga mahasiswa KKN bisa melaksanakan kegiatannya dengan baik.

Prinsipnya kata Camat, adalah membangun komunikasi yang baik. Sampaikan baik-baik bagaimana model pelaksanaan KKN kepada pemerintah desa.

“Insya Allah bisa dibantu, dan program kerja bisa berjalan sesuai harapan,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa yang diwakili Wakil Rektor I Mustafa Abd Rahim berpesan kepada mahasiswa untuk bisa menjaga nama baik almamater selama di lokasi nanti.

“Bangun sinergitas dengan seluruh elemen, baik dengan pemerintah maupun masyarakat. Sehingga apa yang nakan kita laksanakan, bisa terlaksana dengan baik,” pesannya. (*/dat)