Masyarakat : Satpol PP dan Dinsos Kemana?
LUWUK, LUWUK POST — Bhabinkamtibmas Kelurahan Karaton Aiptu Sikumbang mengamankan konflik perebutan wilayah antar dua kubu badut di lampu merah, Kelurahan Karaton pada Kamis (8/2/2024) malam.
Dua kubu badut kota yang ditengahi Bhabinkamtibmas Karaton yakni antara kubu papa Arga dan Anca.
Salah satu jubu badut lampu merah yakni Anca mengaku bahwa dirinya hampir saja beradu jotos dengan papa Arga.
“Papa Arga ini melarang kami menunggui sumbangan di lampu merah depan Kantor Baznas, dan hanya membolehkan anaknya (Arga) yang menempati lokasi tersebut,” bebernya.
Akibat konflik dua kubu badut lampu merah itu, sempat membuat kemacetan di lokasi tersebut.
Bhabinkamtibmas AIPTU Sikumbang yang ditemui disela menyelesaikan persoalan itu meminta agar kedua belah pihak (badut) menghentikan aksinya untuk meminta-minta sumbangan kepada para pengguna jalan.
“Selain membuat tidak nyaman para pengguna jalan, badut-badut tersebut dianggap meresahkan sebab sering berpindah-pindah lokasi menyisir tempat-tempat usaha kafe untuk meminta sumbangan,” tandasnya.
Ia berharap agar dinas terkait seperti Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Sosial dapat turun kelapangan menertibkan aksi badut-badut di traficlight di Kota Luwuk.
Terpisah, salah satu warga Kelurahan Karaton, Aji (41) mengapresiasi langkah tegas Bhabinkmtibmas Karaton yang meberikan pelarangan aktivitas badut-badut peminta sumbangan.
“Dinsos dan Pol PP kemana? Harusnya jangan hanya dibebankan kepada Bhabinkamtibmas, sebab leading sektor permasalahan sosial dan ketertiban dan keindahan kota adalah Dinsos dan Satpol PP,” keluhnya. (MM)
