Banggai Kepulauan (LuwukPost.id) – Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Banggai Kepulauan menyesalkan keputusan ISSI Provinsi Sulawesi Tengah menjelang gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh.
Pasalnya, beberapa atlet pesepeda Banggai Kepulauan peraih juara pada ajang Pekan Olahragara Provinsi (Porprov) Tahun 2022, justru tidak dipanggil ISSI Provinsi Sulawesi Tengah.
“Bahkan kita tidak pernah mendapat pemberitahuan sekali pun soal pelaksanaan seleksi pra PON. Tiba-tiba sekarang sudah Latihan persiapan,” ungkap Ketua ISSI Bangkep, Yulius Galli, Selasa (21/5/2024).
Sikap yang terkesan kurang transparan itu kemudian membuat bingung pengurus ISSI Banggai Kepulauan yang sedari awal meminta agar atlet Bangkep akan dilibatkan dalam seleksi Pra PON.
Sementara itu, Pembina ISSI Bangkep, Joko Prihantoro mengatakan, atlet yang seharusnya diprioritaskan mengikuti seleksi pra PON adalah atlet yang sudah membuktikan kualitasnya di Porprov.
“Yang harus diprioritaskan di seleksi pra PON itukan yang juara di Porprov, kalau nanti dinilai tidak layak, maka jelas tidak perlu dibawa. Terus apa gunanya proprov diselenggarakan? Kalau terbukti atlet Bangkep tidak layak dibawa, ya tidak usah dibawa, kan simpel,” ucapnya.
Lewat seleksi Pra PON itu nantinya akan diukur sejauh mana kematangan mental dan fisiknya menghadapi PON. Karena itu, pihaknya sangat menyayangkan sikap kurang transparan yang diambil pengurus ISSI Provinsi, sebab hal itu hanya akan mencederai mental berlatih atlet di daerah.
“Iya, kita hanya menyayangkan sikap ISSI Provinsi yang kesannya kurang transparan dalam pemilihan atlet. Karena itu bisa menjatuhkan mental atlet berkualitas,” tukasnya. (Rif)
