Pengedar Narkoba Sulteng Jaringan Internasional Dipasok ke Berbagai Daerah Lewat Jalur Darat

Luwukpost.id -

GORONTALO – GP- Kinerja Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba)
Polda Sulawesi Tengah dalam pengungkapan peredaran Narkoba di
Provinsi Sulawesi Tengah bukan kaleng-kaleng. Terbukti, Institusi Tribrata
Sulteng itu berhasil mengungkap sejumlah pengedar narkoba Jaringan
Internasional.

Hal ini diungkapkan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng AKBP
Pribadi Sembiring saat dikonfirmasi Luwuk Post, Rabu (26/6/2024).
“Jadi narkoba yang dipasok ke Sulteng sebagian besar dari Malaisya yang
tak lain merupakan jaringan Internasional,”ungkap Pribadi Sembiring.
Lebih lanjut Pribadi Sembiring menambahkan, selain dari Malaisya,
narkoba yang dipasok ke Sulteng juga berasal dari Aceh, Medan, Sulawesi
Selatan.

Untuk memutus jaringan peredaran narkoba ini pihaknya kata
Pribadi Sembiring akan terus memantau dan terus berkoordinasi dengan
daerah-daerah yang menjadi tujuan pengiriman barang haram tersebut yang sebagian besar dipasok lewat jalur darat.

“Ya, kita lakukan penyelidikan, terakhir kami tangkap 15 Kg dan
25 Kg. Ada empat pelaku saat dilakukan penangkapan jaringan
internasional peredaran narkotika kelas I Sabu di Kabupaten Tolitoli,
Sulawesi Tengah. Tiga pelaku pria, satu diantaranya masih berusia 17 tahun
dan satu pelaku lagi adalah seorang wanita,” jelas Pribadi Sembiring.

Ketika disinggung soal upaya Polda Sulteng dalam memutus jaringan
peredaran di Provinsi Gorontalo, selama ini pihaknya sering backup Polda
Gorontalo untuk memberikan informasi perihal pelaku pengedar yang
membawa narkoba ke Gorontalo.

“Kita berikan informasi kemudian
ditangkap di Gorontalo. Kalau upaya kita selama ini sudah maksimal,
bahkan untuk pengembangan ke Palu juga kita bantu, udah dari dulu kita
lakukan itu. Umumnya para pengedar narkoba ini mengirim narkoba ke
Gorontalo lewat jalur darat yakni rental. Namun hanya paket-paket kecil
saja mulai dari dua sampai 5 paket ukuran 1 gram perpaket, nggak pernah
kiloan atau puluhan gram. Ada juga yang kita cegat dan tangkap yang
hendak mau dikirim ke Gorontalo gunakan rental. ,”tutup perwira dua
melati dipundaknnya ini sembari menghimbau masyarakat untuk menjauhi
narkoba, sebab narkoba hanya akan membawa malapetaka bagi generasi
muda dan pasti akan tertangkap para pengedarnya. (roy)