Luwuk, LUWUKPOST.ID – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN), PT. Panca Amara Utama (PAU) berikan bantuan kepada pendidikan anak usia dini atau PAUD Kabupaten Banggai, Selasa, 23 Juli 2024.
Pemberian bantuan itu berlangsung dalam momen acara kegiatan “Gebyar Paud”, yang dilaksanakan di lapangan alun-alun Bumi Mutiara, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai.
Penyerahan bantuan diberikan langsung oleh External Relation Officer (CSR Officer), Hadi, dan turut didampingi External Relation, Leni Hinelo bersama Sr. Officer, Novari Mursita.
CSR Officer PT. Panca Amara Utama, Hadi, mengatakan pemberian bantuan ini untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan khususnya PAUD.
Disamping itu, pemberian bantuan pula sebagai wujud realisasi CSR PT. PAU yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai.
Di hadapan Bupati Banggai Ir. Amirudin bersama Wakil Bupati Banggai, Furqanudin Masulili serta ratusan anak PUAD se-Kabupaten Banggai, PT. PAU memberikan bantuan secara simbolis senilai Rp50 juta.
“Bantuan Rp50 juta ini sebagai wujud realisasi CSR PT.PAU untuk mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Banggai,” ujar Hadi, kepada pewarta.
Dalam momen Hari Anak Nasional tersebut, bantuan ini diserahkan langsung kepada Disdikbud Banggai yang kemudian akan diserahkan kepada Bunda PAUD.

“Secara simbolis diterima langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Banggai, Samsuarni Tamoreka,” kata dia.
Adapun fungsi dari pemberian bantuan tersebut, guna membantu anak-anak PAUD mendapatkan fasilitas yang memadai, baik dari segi alat tulis, perlengkapan bangunan hingga bantuan makanan sehat.
Mewakili PT.PAU, Hadi berharap semoga dengan adanya bantuan ini semoga dapat membantu program untuk memajukan serta bermanfaat bagi dunia pendidikan.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Banggai, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Banggai, Furqanudin Masulili, melalui momen peringatan HAN ini, selaku pimpinan daerah berharap bisa memberikan pemahaman bahwa anak merupakan suatu cita-cita perjuangan bangsa.
“Oleh karena itu, anak harus memiliki bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan dan keterampilan hingga semangat juang anak bangsa,” tuturnya.
Tentunya dalam upaya pembinaan anak diarahkan untuk menggunggah anak serta meningkatkan kesadaran hak asuh anak, sebagai kewajiban orang tua dan bangsa negara.
Oleh karena itu, diharapkan anak-anak bisa menjadi calon pemimpin bangsa kedepan dan menjadi generasi emas yang cerdas.
“Sehat tumbuh berkarakter dalam suka cita yang bersendikan nilai-nilai moral pendidikan,”pungkasnya. (dat)
