Universitas Tompotika (Untika) Luwuk Banggai berikan pembekalan kepada 457 mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) angkatan ke-32 tahun 2025.
Kegiatan pembekalan ini berlangsung di Gedung Graha Dongkalan, Kecamatan Luwuk, pada Senin (14/4).
Ratusan peserta ini akan disebar ke 44 posko di wilayah Kabupaten Banggai Laut (Balut), salah satunya di Kecamatan Bangkurung. KKN-PPM juga turut mengusung tema “Bersama Masyarakat Dalam Meningkatkan Sumber Daya dan Pengembangan Potensi Lokal.”
Kegiatan pembekalan KKN dibuka secara langsung oleh Plt. Sekretaris Kabupaten Banggai yang juga merupakan mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untika Luwuk, Ramli Tongko.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergitas antara Universitas dan masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan program-program kampus dengan kebutuhan riil masyarakat di lokasi KKN.
“Segala bentuk program yang ada di masyarakat harus bisa saling mengisi dengan program yang dibawa oleh mahasiswa. Ini bukan hanya soal pengabdian, tapi bagaimana membangun kolaborasi yang produktif,” ujarnya.
Mewakili Bupati Banggai, Ramli juga menyampaikan pentingnya fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengembangan potensi lokal.
Ia berharap para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu menggali dan memberdayakan potensi daerah secara berkelanjutan.
Kegiatan KKN-PPM ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat keterlibatan akademisi dalam pembangunan daerah, sekaligus membentuk karakter dan kepedulian sosial para mahasiswa terhadap realitas di lapangan.
Sementara itu, Rektor Untika Luwuk, Taufik Bidullah, mengatakan momentum KKN-PPM merupakan kegiatan yang sangat luar biasa secara pandangan akademik dalam rangka mengimplementasikan misi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Maka sebagai insan Akademik, kata Rektor, pelaksanaan KKN-PPM ini sebagaimana dilaksanakan secara bersama atau integral.
“Baik itu secara pendidikan, penilitian maupun pengabdian terhadap masyarakat,” terang Rektor.
Sehingganya Rektor mengharapkan kepada seluruh peserta KKN-PPM Untika agar mampu mengimplementasikan misi Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai salah satu bentuk partisipasi dan kontribusi dalam membangun masyarakat desa maupun daerah.
“Kami juga berharap mahasiswa KKN-PPM dapat menjaga almamater serta nama baik kampus Untika Luwuk dan tentunya mampu menciptakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Universitas ini sebagai lembaga pendidikan tinggi di daerah, khususnya di kota Luwuk,” pungkas Rektor muda itu.
Di sisi lain, dalam laporan Ketua Panitia KKN-PPM angkatan ke-32 tahun 2025, I Putu Suartana, ST., MT, menyampaikan ratusan peserta KKN ini terdiri dari 7 Fakultas. Berikut jumlah pesertanya :
Pertama, Fakultas Ekonomi berjumlah 118 mahasiswa. Kedua, Fakultas Hukum sebanyak 75 mahasiswa. Ketiga, Fakultas Teknik 32. Keempat, Fakultas Pertanian 32.
Kelima, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) 35 mahasiswa. Keenam, Fakultas Kesehatan Masyarakat 99 mahasiswa.
Ketujuh, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 66 mahasiswa.
Sebagai informasi, ratusan peserta akan menjalani kegiatan KKN-PPM selama 45 hari, terhitung sejak 14 April-28 Mei 2025.
Peserta pula akan disebar di Kabupaten Balut pada 5 Kecamatan.
Di antaranya Kecamatan Bangkurung 11 Desa, Kecamatan Banggai Tengah 8 Desa, Kecamatan Banggai Utara 6 Desa, Banggai Selatan 6 Desa, selanjutnya, Kecamatan Banggai 7 Desa serta 3 Kelurahan dan 3 Posko Kampus. ***

Komentar