Pertamina EP Donggi Matindok (PEP DMF) menggelar kegiatan bertajuk “Pertamina Goes to Campus” di Universitas Tompotika (Untika) Luwuk Banggai, pada Selasa, 30 April 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Untika,Taufik Bidulah, beserta jajaran pengajar, dan 75 mahasiswa dari berbagai fakultas, di antaranya Fakultas Teknik, Kesehatan Masyarakat, FKIP, dan FISIP.
Hal ini dikatakan merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan edukasi seputar industri hulu migas di Sulawesi Tengah,
Kegiatan ini pula bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda tentang potensi industri hulu migas di Sulawesi Tengah, memperkenalkan profesi dan peluang karier di industri tersebut, serta meningkatkan kesadaran akan risiko dan pentingnya pengelolaan risiko yang baik.
Disamping itu, kegiatan ini juga menegaskan komitmen Pertamina EP Donggi Matindok dalam mendukung pengembangan masyarakat secara berkelanjutan dan memperkuat peran perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Industri hulu migas memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional dan menjadi peluang besar bagi generasi muda yang ingin terjun di industry ini. Melalui edukasi ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami peran vital industri hulu migas serta menginspirasi mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan energi yang berkelanjutan,” ujar Asst. Manager Donggi Matindok Prod Opt. Reza Pahlepy yang mewakili manajemen dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Reza juga menjadi pemateri utama tentang pengenalan industri hulu migas dan perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Ia membuka sesi dengan penjelasan mengenai kegiatan industri hulu migas dan peran Pertamina EP Donggi Matindok dalam mendukung pembangunan industri di Sulawesi Tengah.
Dalam pemaparannya, ia juga memutar video animasi yang menampilkan proses dan kegiatan industri hulu migas secara interaktif.
Pemateri kedua, Superintendent Field HSSE Ops PEP DMF, Juang Maradona, menyampaikan materi mengenai aspek Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja (K3). Materi ini menekankan pentingnya pengelolaan risiko dan penerapan standar keselamatan tinggi di setiap kegiatan industri migas.
Sementara itu, Officer Comrel Regional Indonesia Timur, Hanna Prabandari, berbagi pengetahuan mengenai konsep keberlanjutan (sustainability) dan memperkenalkan program unggulan Kokolomboi Lestari melalui video yang mengilustrasikan upaya perusahaan dalam pengembangan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan ini berlangsung sangat interaktif dan menyenangkan, dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan mahasiswa secara aktif.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Untika, Taufik Bidullah, menyampaikan Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kompetensi dan kesadaran mahasiswa terhadap potensi industri di sekitar mereka, serta mendorong untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan inovatif di masa depan.
“Kami menyambut baik inisiatif Pertamina EP Donggi Matindok dalam mengedukasi mahasiswa tentang industri migas,” ujarnya.
PEP DMF berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan industri energi yang berkelanjutan di masa mendatang. ***

Komentar