Sebanyak 11 Desa ibu-ibu Pengurus Kesejahteraan Keluarga alias PKK Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut, ikut berpartisipasi dan meramaikan lomba menu program KKN-PPM Untika Luwuk angkatan ke-32 tahun 2025.
Lomba menu ini bagian dari rangkaian program usulan tingkat Kecamatan yang di pusatkan di Desa Taduno, setelah sebelumnya digelar lomba mancing, pada Rabu dini hari, 28 Mei 2025.
Dua program unggulan yang dilaksanakan pada hari yang sama, juga merupakan kegiatan akhir masa pengabdian mahasiswa KKN-PPM Untika Kecamatan Bangkurung.
Dalam lomba tersebut para peserta turut menampilkan berbagai menu tradisional. Selain itu, lomba ini juga bertujuan untuk mempromosikan menu khas daerah Kecamatan Bangkurung.
Ketua PKK Kecamatan Bangkurung, Husna Papua, mengatakan kegiatan perlombaan ini sangat bermanfaat bagi warga masyarakat khususnya ibu-ibu PKK.
Husna mengaku, pelaksanaan kegiatan ini sangat jarang dilaksanakan, sehingga ia berharap lomba-lomba seperti dapat diadakan di setiap wilayah.
“Sebab bisa memberikan dampak positif bagi ibu-ibu PKK, apalagi ini sangat memberikan manfaat serta pengalaman bagi mereka,” kata Husna yang juga menjadi salah satu tim penilai lomba menu, saat di wawancara awak media Luwuk Post.
Dikatakan Husna, hampir rata-rata menu yang ditampilkan terbuat dari ubi khas Kabupaten Banggai Laut. Sehingganya kegiatan ini adalah bagian dari stimulan bagi mereka untuk terus berinovasi dan kreatif.
Dirinya berharap, dengan banyak pengalaman dalam mengikuti kegiatan atau lomba-lomba seperti ini, semoga ibu-ibu PKK se-Kecamatan Bangkurung tidak hanya mengikuti di wilayahnya saja, melainkan bisa sampai ke tingkat Kabupaten dan luar daerah.
Dalam kesempatan yang sama, tim panitia perwakilan Universitas Tompotika Luwuk, Dr. Mirawati Tongko mengatakan pihaknya sebelumya terlebih dahulu memastikan kesiapan dari masing-masing Desa untuk menampilkan menu yang dilombakan.
Ia menilai antusias peserta dalam menampilkan aneka ragam menu sangat begitu baik.
“Setelah mengecek kesiapan mereka, barulah kami akan lakukan penilaian,” ucapnya.
Dalam lomba tersebut nantinya tim juri akan menilai dari berbagai sisi karakterisasi menu, baik itu nutrisinya, kemudian keanekaragaman menu.
“Pastinya semua terbaik, tapi dalam penilaian, kami pun mencari siapa yang terbaik,” pungkas Doktor muda itu.
Selama berlangsungnya penilaian, tim juri akan mengelilingi satu persatu menu yang ditampilkan perwakilan ibu-ibu PKK tiap Desa. Setelah dinilai, Rektor bersama civitas akademik dan Camat Bangkurung pun ikut mencicipi menu yang telah tersedia. ***


Komentar