Rektor Univeristas Tompotika (Untika) Luwuk, Taufik Bidullah, meresmikan Tugu Desa Kapelak, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut. Hal ini membuktikan sebagai tanda buah hasil tangan manis dari mahasiswa KKN-PPM angkatan ke-32 tahun 2025.
Tugu tersebut di bangun tepat berada di perbatasan antara Dusun I dan Dusun II, Desa Labuan Kapelak, Kecamatan Banggai Selatan.
Menariknya tugu tersebut menonjolkan miniatur tanaman Ubi Kayu khas masyarakat Banggai Laut. Di mana menandakan bahwa mayoritas masyarakat setempat juga hampir rata-rata banyak memiliki profesi petani tanaman Ubi.
Rektor mengatakan tugu yang menampilkan miniatur Ubi Kayu itu semoga menjadikan penanda Desa Labuan Kapelak sebagai sentra produksi terbesar Ubi Kayu.
“Dan Insha Allah Tugu ini tidak hanya berdiri megah, tetapi bisa menjadi rotasi besar bagi masyarakat-masyarakat kecil, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Selain itu bisa memberikan dampak dan manfaat besar bagi kita semua,” tuturnya.
Kepala Desa Labuan Kapelak, Husni Laduri, mengatakan sangat bangga atas kehadiran mahasiswa kampus ber almamater biru Untika Luwuk.
Dirinya menganggap bahwa ini merupakan sejarah, bagaimana tidak, wilayah yang dipimpinnya yaitu Desa Labuan Kapelak terbilang memiliki geografis kecil, terlebih jumlah penduduknya hanya sekitar 230 keluarga.
Meskipun demikian, Husni mengatakan kebanggaannya terhadap kegiatan yang di laksanakan di Desanya, sebab bagi Husni ini baru pertama kali dilakukan dengan meriah dan cukup besar.

“Apalagi mendatangkan Rektor Untika hadir secara langsung di tempat kami,” ucapnya.
Dia juga menceritakan bahwa pihaknya maupun pemerintah desa lainnya hingga Kecamatan, terus berupaya terbuka kepada mahasiswa KKN. Sehingganya selama sebulan mahasiswa bersama pemerintah desa serta masyarakat membangun kolaborasi dan kerjasama dalam menjalankan berbagai program yang diusulkan.
Dirinya berharap kepada pihak Kampus Untika Luwuk, agar kedepan atau setiap tahunnya mendatangkan mahasiswa KKN di wilayah Banggai Laut.
“Kami sangat mengharapkan kehadiran adik-adik mahasiswa, sebab banyak membantu berbagi program di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, mewakili Bupati Banggai Laut, Camat Banggai Selatan, Teguh Sumario Sumitro, menyampaikan permohonan maaf terlebih dahulu atas ketidak hadiran Bupati Banggai hari ini.
Beliau, kata Camat, tengah melaksanakan tugas dan bertepatan sedang berada di luar daerah. Terkait KKN-PPM Untika, tentunya sangat banyak membantu pemerintah sampai di tengah masyarakat.
Pihaknya juga memastikan bahwa selama mahasiswa menjalankan progam KKN-PPM di wilayahnya, tidak pernah mendapati laporan hal-hal yang tidak baik.
“Begitupun soal kesehatan, Alhamdulilah hingga sampai dengan kita berkumpul di acara perpisahan berada dalam kondisi yang sehat dan tetap semangat,” tukasnya.
Harapan yang sama, selaku pimpinan Kecamatan, sangat berharap agar tahun depan mahasiswa bisa datang lagi untuk melakukan program pemberdayaan maupun penelitian. ***

Komentar