Dinas KUKM Provinsi Sulteng Latih Barista dan Branding Produk Profesional

Luwukpost.id -

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah gelar pelatihan branding produk dan barista bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Banggai.

Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 16 hingga 19 Juni 2025 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai, Helena Padeatu pada (16 Juni 2025) bertempat di Hotel Dinasti Luwuk.

Pelatihan ini diikuti oleh total 80 peserta yang terdiri dari pelaku UMK berbagai bidang usaha. Para peserta kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 40 orang mengikuti pelatihan branding produk, sementara 40 orang lainnya mengikuti pelatihan barista.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu para pelaku usaha mengembangkan usahanya dengan lebih baik. Untuk pelatihan branding produk, para peserta diajarkan bagaimana menciptakan identitas merek yang menarik dan bagaimana memasarkan produk mereka dengan cara yang lebih profesional.

Sedangkan untuk pelatihan barista, peserta dibekali dengan keterampilan dasar dalam meracik kopi, yang saat ini menjadi salah satu bidang usaha yang banyak diminati, terutama di kalangan anak muda.

Dalam sambutannya, Helena Padeatu menyampaikan agar kegiatan ini bisa menjadi bekal yang bermanfaat bagi para pelaku UMK di Kabupaten Banggai.

“Saya sangat mengapresiasi semangat para peserta yang hadir dan berharap agar pelatihan ini diikuti dengan serius. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, gali ilmu sebanyak mungkin, dan terapkan dalam usaha yang dijalankan,” ujar Helena.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan agar pelaku usaha di daerah bisa naik kelas dan produknya mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik di dalam daerah maupun secara digital.

Pelatihan ini menghadirkan instruktur yang berpengalaman, mulai dari praktisi di bidangnya hingga perwakilan dari PLUT KUMKM Provinsi Sulawesi Tengah. Materi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan langsung bisa diterapkan oleh para peserta.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para pelaku UMK bisa lebih percaya diri dalam mengembangkan usahanya, meningkatkan kualitas produk, dan juga menciptakan lapangan kerja baru, terutama di bidang kuliner dan minuman.(*)

Komentar