PUSKESMAS SIMPONG GULIRKAN INOVASI ANC PLUS

Luwukpost.id -

Puskesmas Simpong kembali menorehkan prestasi melalui program inovasi ANC plus (Antenatal care plus pemeriksaan smokerlizer). Program inovasi puskesmas simpong ini dalam rangka mencegah kasus kematian ibu dan bayi serta pencegahan stunting. Hal ini diungkapkan Kepala Puskesmas (Kapus) Simpong, Sumiatry Emping, saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Rabu (25/06/2025).

Menurutnya, Proses pelaksanaan inovasi ini melalui pemeriksaan 12 T untuk semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Simpong, ditambah pemeriksaan Smokerlyzer untuk mengukur kadar CO dalam napas. “Inovasi ini bertujuan menjaring Ibu hamil berisiko akibat paparan asap rokok yang dapat membahayakan kesehatan Ibu dan janin selama masa kehamilan,” paparnya.

Program Inovasi ini, lanjut Sumiatry, dilatarbelakangi masih adanya Ibu hamil berisiko akibat paparan asap rokok dan kasus pneumonia pada bayi balita, serta strategi optimalisasi layanan Upaya Berhenti Merokok di Puskesmas Simpong.

“Pelaksanaan inovasi ini dimulai dari tahun 2023 sampai dengan saat ini, diawali dengan pembentukan tim pelaksana inovasi serta sosialisasi pada lintas sektor,” terangnya.

Dengan inovasi ini menurut Sumiatry Emping, terlihat adanya peningkatan yang signifikan pada jumlah Ibu hamil yang berkunjung dan memeriksakan kehamilannya dari tahun 2023 sampai sekarang. Inovasi ini juga, kata Dia (Sumiatry Emping,-red) memiliki sisi integrasi dan interoperabilitas, di mana pelaksanaannya memadukan beberapa program terkait seperti program kesehatan Ibu dan anak, program penyakit tidak menular serta PHBS, data yang diperoleh pun terhubung antar layanan.

Melalui inovasi ANC Plus, Kapus Simpong ini berharap, upaya pencegahan serta deteksi Ibu hamil berisiko yang dapat mengakibatkan kematian ibu dan bayi serta Stunting dapat berjalan lebih menyeluruh, yaitu melalui kolaborasi dan integrasi pelaksanaan program terkait lainnya serta peningkatan kesadaran keluarga tentang bahaya asap rokok terutama pada ibu hamil dan anak-anak.

“Alhamdulillah kolaborasi program seperti ini sudah berjalan baik di Puskesmas Simpong untuk mencapai tujuan program secara efektif dan efisien serta menciptakan hasil yang lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Komentar