Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Banggai meluncurkan program layanan jemput bola bertajuk JEMARI BERKAH (Jemput Pelayanan Kaum Rentan, Berikan Dokumen Kependudukan). Program ini ditujukan untuk mempermudah akses administrasi kependudukan bagi kelompok masyarakat yang selama ini sulit terjangkau layanan publik.
Kelompok sasaran dari program ini mencakup penyandang disabilitas, warga binaan lembaga pemasyarakatan, serta Komunitas Adat Terpencil (KAT). Ketiganya dinilai kerap menghadapi hambatan geografis, struktural, maupun sosial dalam memperoleh dokumen kependudukan seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran.
Melalui pendekatan jemput bola, tim dari Dukcapil mendatangi langsung rumah-rumah warga yang masuk dalam kategori rentan. Proses pelayanan meliputi pendataan, perekaman biometrik, verifikasi data, hingga pencetakan dokumen di lokasi yang telah ditentukan. Setelah dokumen diterbitkan, tim menyerahkannya secara langsung kepada warga atau keluarganya.
Sebelum pelaksanaan di lapangan, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan perangkat desa, tokoh adat, serta pihak lembaga pemasyarakatan. Seluruh proses pelayanan dilakukan secara langsung, transparan, dan tuntas dalam satu kunjungan.
Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan, tetapi juga memperkuat basis data pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan yang lebih inklusif. Dengan kehadiran langsung ke lapangan, Dukcapil memastikan bahwa layanan administrasi kependudukan tidak hanya berpihak pada mereka yang mampu datang ke kantor, tetapi juga menjangkau mereka yang selama ini terpinggirkan.
JEMARI BERKAH menjadi salah satu langkah nyata reformasi pelayanan publik di daerah, dengan menempatkan keadilan, inklusivitas, dan kecepatan sebagai prinsip utama. (adv)

Komentar