BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banggai Luwuk, salurkan santunan kematian sebesar Rp.84.000.000 kepada dua orang ahli waris penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan, dengan masing-masing menerima manfaat sebesar Rp.42.000.000. Penyerahan tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan Job Fair Gerbang (Gerakan Banggai) Produktif bertajuk “Banggai Bergerak, Tenaga Kerja Bangkit” yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai di Gedung Dongkalan Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, pada Rabu (16/07/2025).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banggai Luwuk, Muh. Asrul Arif mengungkapkan, penyelenggaraan Job Fair ini memang erat kaitannya dengan ketenagakerjaan. Karena secara regulasi semua pekerja, baik formal maupun informal sebenarnya wajib didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan.

Selain santunan kematian, peserta BPJS Ketenagakerjaan juga, lanjut Muh. Asrul, akan menerima bantuan santunan beasiswa bagi ahli waris penerima manfaat. “Jadi kalau ada risiko kematian, nah itu dapat manfaat ahli waris 42 juta, ditambah dengan beasiswa Rp.174.000.000,” ujarnya.
Dalam pantauan media, selama kegiatan Job Fair tersebut, pihak BPJS Ketenagakerjaan juga menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah pekerja yang hadir. Terkait hal ini, Muh. Asrul menambahkan, jika hal tersebut memang dilakukan pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu para pekerja atau pencari kerja dalam memenuhi kebutuhan keluarganya masing-masing.
“Kalau terkait bantuan tadi, jadi kami dari BPJS Ketenagakerjaan menyediakan 50 paket sembako diantaranya adalah beras, minyak, gula, dan lain-lain. Itu kita berikan kepada pekerja-pekerja yang ada di kegiatan job fair ini, atau yang baru mau mencari kerja,” jelasnya.
Ditanya lebih lanjut soal jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam wilayah Kabupaten Banggai, Muh. Asrul mengungkapkan, jika saat ini, peserta BPJS Ketenagakerjaan di Banggai menyentuh angka 54.724 orang.
“Saat ini total peserta aktif yang mendaftar sebagai peserta BPJS tenaga kerja itu di angka 54.724. Itu terdiri dari pekerja formal, pekerja informal, dan juga pekerja jasa konstruksi,” paparnya.
Dari jumlah tersebut, sambung Asrul, 14.930 orang diantaranya dibiayai Pemerintah Daerah. “Nah ini ada juga porsi yang dibiayai oleh daerah. Yang dibiayai oleh APBD itu senilai 14.930 orang. Itu dibayarkan iurannya oleh pemerintah daerah,” katanya.
Lewat kesempatan ini, Muh. Asrul Arif berharap, para pekerja yang telah mendapatkan jaminan BPJS Ketenagakerjaan dapat lebih produktif dan bebas dari rasa khawatir saat bekerja. “Dengan adanya manfaat jaminan kematian seperti tadi dan juga ada bantuan sembako, harapan kami pekerja-pekerja di Banggai itu bisa lebih produktif bekerja dan tidak khawatir akan adanya risiko, karena ada BPJS Ketenagakerjaan yang akan menangani risiko kerjanya,” pungkasnya. (Adv).

Komentar