Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, seluruh jajaran pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Luwuk kompak mengenakan pakaian batik saat melayani nasabah. Aksi ini bukan sekadar mengikuti tren seremonial, melainkan dimaknai sebagai penegasan identitas bangsa yang sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan.
Kepala Cabang BRI BO Luwuk, H. Said Salmin, dengan tegas menyatakan bahwa Hari Batik Nasional bukan sekadar perayaan tahunan. “Momen ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi merupakan bagian dari identitas bangsa kita. Batik adalah warisan budaya tak benda yang telah diakui dunia,” ujar Said Salmin pada Kamis (2/10).
Lebih lanjut, Said Salmin menghubungkan semangat pelestarian budaya ini dengan komitmen pelayanan BRI kepada masyarakat Luwuk. Menurutnya, pemakaian batik yang menunjukkan kebanggaan terhadap kearifan lokal harusnya tercermin dalam semangat kerja dan integritas.
“Kami ingin semangat dari batik sebagai karya adiluhung bangsa ini juga menyentuh aspek pelayanan kepada nasabah,” tegasnya. “Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan identitas bangsa, kami berupaya memberikan pelayanan yang lebih tulus, profesional, dan berintegritas.”
Para nasabah yang datang ke BRI BO Luwuk pun tampak antusias melihat pemandangan para pegawai yang berbalut aneka motif batik. Inisiatif ini diharapkan mampu menanamkan kebanggaan pada budaya Indonesia sekaligus memastikan bahwa BRI BO Luwuk terus berupaya meningkatkan kualitas layanannya sebagai bank milik rakyat.(End)

Komentar