Universitas Muhammadiyah Luwuk kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua dosen terbaik berhasil lolos sebagai penerima Riset Muhammadiyah (RisetMu) Batch IX yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Dua Dosen dinyatakan lolos adalah Yusniati N. Sabata, S.S,.M.Hum dengan judul riset ( Eksplorasi Algospeak sebagai Fenomena Linguistik Sosial Digital: Strategi Kelangsungan Makna di era Moderasi Otomatis ) dan Aisyah Marjuno, S.Pd,.M.Pd dengan judul riset ( Analisis Komposisi Spesies dan Struktur Vegetasi Mangrove di Desa Toima, Kabupaten Banggai).
Keduanya dinyatakan lolos setelah melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari penilaian proposal, kesesuaian tema riset, hingga rekam jejak akademik.
Program RisetMu sendiri merupakan salah satu skema riset kompetitif yang diberikan Muhammadiyah untuk mendorong dosen meningkatkan kualitas penelitian serta kontribusi ilmiah bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah umat.
Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk, (Dr. Sutrisno K. Djawa, S.E,.M.M), menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian tersebut.
“Prestasi ini menjadi bukti kualitas dan kapasitas dosen-dosen kita dalam menghasilkan penelitian yang relevan dan berdampak. Kampus akan terus mendorong terciptanya budaya riset yang kuat dan kompetitif,” ujarnya.
Melalui pendanaan dan dukungan RisetMu Batch IX, para dosen penerima hibah diharapkan dapat menghasilkan luaran penelitian yang tidak hanya dipublikasikan pada jurnal bereputasi, namun juga bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pencapaian Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah–Aisyiyah.
Universitas Muhammadiyah Luwuk berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas riset dan inovasi, serta memperluas kontribusi akademik di tingkat regional maupun nasional. ***

Komentar