Kesan Wisudawan S2 di Unismuh Luwuk Banjir Pujian: ‘Unismuh Tempat Paling Berkesan’

Luwukpost.id -

Malam Pengukuhan Ramah Tamah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Luwuk berlangsung khidmat di Hotel Esterella Luwuk, Kamis malam (20/11).

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa Magister Manajemen FEB Unismuh Luwuk, Nur Aini Ali, tampil mewakili mahasiswa Magister tahun akademik 2024/2025 untuk menyampaikan kesan dan pesan.

Mengawali penyampaiannya, Nur Aini menyapa seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Banggai dan menyampaikan ucapan selamat kepada para calon wisudawan S2 yang baru menerima gelar Magister. Ia menyebut momentum yudisium ini sebagai momen istimewa bagi seluruh mahasiswa yang telah menuntaskan studi.

“Semoga ilmu yang kita peroleh dapat bermanfaat bagi agama, bangsa, khususnya bagi bumi Babasal yang kita cintai,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar atmosfer akademik FEB Unismuh Luwuk terus meningkat dan memberikan ruang yang lebih baik bagi pengembangan diri para mahasiswa.

Nur Aini menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Menurutnya, kurikulum perlu terus responsif terhadap perkembangan zaman, dan fasilitas pembelajaran mesti berkembang mengikuti kebutuhan riset dan proses studi mahasiswa.

Selain itu, ia berharap kegiatan akademik maupun organisasi di lingkungan kampus terus mendorong mahasiswa menjadi pribadi yang berkarakter, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia mengaku selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Banggai, suasana kekeluargaan dan lingkungan belajar yang mendukung sangat dirasakannya.

“Para dosen tidak hanya memberikan ilmu tetapi juga bimbingan dan inspirasi. Teman-teman seperjuangan pun menjadi bagian penting yang membuat perjalanan studi ini terasa lebih menyenangkan dan penuh makna,” ungkapnya.

Nur Aini menambahkan bahwa pengalaman yang diperolehnya selama kuliah menjadi bekal berharga untuk melangkah ke dunia profesional dan pengabdian masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para dosen, pembimbing, dan semua pihak yang telah berperan dalam proses pendidikan mereka.

Menjelang akhir pesan, ia menyampaikan pantun yang membuat suasana semakin hangat: “Makan bakso tambah cuka, pedasnya bikin mata berkaca. Walau kadang otak terasa penuh dan jenuh juga, Unismuh tetap tempat paling berkesan di jiwa.”

Dengan salam penutup, Nur Aini mengakhiri kesan dan pesannya di hadapan para hadirin yang memenuhi ruangan. ***

Komentar