Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk resmi melepas 256 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Angkatan XXXIX, Minggu sore (25/1/2026), usai mengikuti pembekalan selama dua hari.
Prosesi pelepasan sekaligus penutupan pembekalan berlangsung di pelataran Kampus Hijau Unismuh Luwuk dan dipimpin Wakil Rektor I Unismuh Luwuk, Dr. Agung K. Djibran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Luwuk Risno Mina, jajaran pimpinan fakultas, dosen pembimbing lapangan, panitia, serta unsur LP3M.
Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa Kecamatan Pagimana sudah cukup lama tidak menjadi lokasi penempatan mahasiswa KKN Unismuh Luwuk. Karena itu, pada 2026, Unismuh kembali menempatkan ratusan mahasiswa KKN-MB di wilayah tersebut.
“Sebanyak 256 mahasiswa akan disebar di Kecamatan Pagimana yang mencakup 17 desa dan 13 kelurahan,” kata Agung.
Ia mengingatkan mahasiswa agar memegang tiga prinsip utama selama menjalankan KKN-MB, yakni menjaga perilaku, memahami peran, dan menjalankan fungsi sebagai mahasiswa di tengah masyarakat.
“Mahasiswa hadir untuk memberi pencerahan, motivasi, dan dorongan agar program kerja benar-benar terwujud serta berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Agung menambahkan, keberhasilan program KKN-MB akan meninggalkan kesan positif di tengah masyarakat. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terbuka, mampu berkolaborasi, dan aktif berinteraksi dengan warga setempat.
Sementara itu, Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina, dalam laporannya menyebutkan jumlah peserta awal pembekalan tercatat sebanyak 234 mahasiswa. Namun setelah dilakukan perbaikan administrasi, total peserta yang diberangkatkan mencapai 256 mahasiswa.
“Peserta akan ditempatkan di 17 desa, tiga kelurahan di Kecamatan Pagimana, serta tiga posko kampus,” jelas Risno.
Ia berharap pembekalan selama dua hari cukup menjadi bekal mahasiswa dalam menjalankan program KKN-MB. Menurutnya, pelaksanaan KKN-MB akan berlangsung sekitar 40 hari, dengan sebagian waktu berada dalam bulan suci Ramadan.
“Insya Allah, mahasiswa akan merayakan Idulfitri di lokasi KKN,” kata Risno.
Pada kesempatan itu, Risno juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana pembekalan. Meski pembekalan telah ditutup, ia menegaskan tugas panitia masih berlanjut hingga seluruh mahasiswa kembali ke kampus.
Meski demikian, mahasiswa masih akan menerima materi tambahan dari Kementerian Pertanian dan BPOM Banggai pada Senin (26/1/2026).
Pelepasan mahasiswa KKN-MB ditandai dengan penyematan atribut oleh Wakil Rektor I Unismuh Luwuk, Dr. Agung K. Djibran, yang disaksikan Ketua LP3M Risno Mina. ***

Komentar